Skip to content

Awan Ukaya

Menu
  • Home
  • Tentang Awan Ukaya
    • Tips
    • Catatan WebMaster
    • Asal Posting
  • Internet
    • Bisnis
    • Adsense
    • Belajar SEO
    • Cara Buat web Blog
    • Aksesoris Bisnis Online
  • Lain lain
Menu

Waspada Tuberkulosis ( 3 )

Posted on October 27, 2012 by

Setelah sebelumnya saya share mengenai Waspada Tuberkulosis dan Waspada Tuberkulosis ( 2 ) kini saya share terakhir mengenai Waspada Tuberkulosis. Nah Sebelumnya saya ingin berpesan kepada sobat awanukaya.com jika sebelumnya belum membaca artikel sebelumnya baca dulu deh artikel sebelumnya mengenai Tuberkulosis ini. Waspada Tuberkulosis dan Waspada Tuberkulosis ( 2 )

Jangan hanya mengandalkan foto rontgen

Begitu si kecil dicurigai mengalami salah satu dari gejala utama TB, dokter akan melakukan tes mantoux atau uji tuberculin, yakni dengan menyuntik ekstra protein dari kuman TB ke dalam kulit agar timbul reaksi dari tubuhnya. Karena infelsi yang terjadi pada anak masih relatif baru, makanya keakuratan hasil tes ini akan jauh lebih tinggi disbanding orang dewasa. Hasilnya? Indurasi (“banjolan”) yang besar atau sama dengan 10 mm menunjukan bahwa anak  pernah kontak dengan anak yang pernah terinfeksi TB. “Sekalipun demikian. Indurasi anak yang terinfeksi TB kebanyakan lebih dari 15 mm.” ujar dari dr.Bambang. Bila anak pernah diimunisasi BCG (Balcille Calmette Guerin), mala indurasinya antara 10-15 mm. Kalaupun tes mantauxnya positif, si kecil masih harus menjalani pemeriksaan eontgen. Sayangnya, pemeriksaan rontgen pada anak sangat tidak presifik. Tidak mudah menentukan kelainan pada paru-parunya, kecuali bila TB-nya military (meluas pada seluruh oaru-parunya), paru-parunya rusak, atau ada cairan pada selaput paru-parunya.

“Makanya, anak dikatakan terinfeksi TB, bila sudah melalui pemeriksaan fisik, tes mantoux dan rontgen. Ingat, pemeriksaan rontgen yang ‘bersih’ bukan jaminan anak aman dari TB,” tandas dari dr.Bambang.

Ia melanjutkan, pemeriksaan dahak pada anak di bawah usia 15 tahun bukan merupakan pemeriksaan yang harus dilakukan, karena sangat sulit di nilai kepositifannya. Dahak yang mengandung BTA (Basil Tahan Asam) memang salah satu cirri khas penderita TB. Disamping sulit mengeluarkan dahaknya, penyebaran kuman TB pada anak sifatnya sistemis, yakni langsung menyebar ke seluruh tubuh.

Nah Demikian Akhirnya selesai juga menulis artikel ini. Semoga bermanfaat sobat awanukaya.com Semuanya ( Ifan21 )

Category: Lain lain

Recent Posts

  • Rindu ingin menulis blog
  • Alkohol menyebabkan gugur Kandungan
  • Manfaat dari Plasenta
  • Refleks dari ASI
  • Olahraga yang baik bagi Ibu Hamil

Categories

  • Adsense
  • Aksesoris Bisnis Online
  • Asal Posting
  • Belajar SEO
  • Bisnis
  • Cara Buat web Blog
  • Catatan WebMaster
  • cerita investasi
  • Internet
  • Lain lain
  • tips
© 2026 Awan Ukaya | Powered by Minimalist Blog WordPress Theme