Vitamin sebagai sumber kecerdasan anak Awan Ukaya

Vitamin sebagai sumber kecerdasan anak

Sekitar 80% kecerdasan seseorang, terbentuk semasa kanak-kanak. Karena itu, masa kanak-kanak merupakan masa tercepat manusia dalam belajar. Jadi, kita sebagai orangtua mesti tahu pentingnya belajar bagi anak. Mereka harus dipantau dan dijaga dalam setiap tahap perkembangannya. Generasi yang cerdas dan sehat tidak terbentuk begitu saja. Para pemerhati anak menyatakan, usia 0-8 tahun adalah masa emas perkembangan fisik dan emosi anak-anak. Makanan yang kaya nutrisi sangat berpengaruh pada kecerdasan dan tumbuh kembang mereka.

Salah satu zat gizi penting yang dibutuhkan oleh anak-anak adalah vitamin. Pada waktu usia kurang dari dua tahun, anak memperoleh vitamin dari ASI. Saat beranjak besar, asupan vitamin banyak didapatkan dari makanan dan minuman. Vitamin A misalnya, bisa diperoleh dari hati, susu, wortel,dan sayuran hijau. Vitamin ini penting untuk pertumbuhan, memelihara kesehatan mata, perkembangan rangka, jaringan lemak dan memperbanyak sel tulang. Juga mencegah defisiensi vitamin A serta mencegah infeksi.

Vitamin B fungsinya lain lagi. Ada berbagai jenis vitamin B yang fungsinya berbeda dan saling melengkapi, diantaranya vitamin B1, B2, B6 dan B12. Fungsi utama vitamin ini adalah membantu proses metabolisme dalam tubuh, serta membantu pembentukan sel darah merah dan sistem saraf. Vitamin ini juga dibutuhkan untuk kesehatan kulit.

Anak-anak umumnya suka vitamin C karena sumber vitamin ini banyak berasal dari makanan yang rasanya enak. Seperti jeruk, kiwi dan jambu merah. Vitamin C berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari berbagai penyakit seperti demam, flu, batuk, sariawan, dan lain-lain. Vitamin C juga berfungsi untuk membantu pertumbuhan serta sebagai antioksidan.