Telur Kenalkan Pada Si Kecil Sejak Dini Awan Ukaya

Telur Kenalkan Pada Si Kecil Sejak Dini

Setelah usia 6 bulan, simpanan zat besi yang dibawa bayi sejak lahir sudah mulai menipis. Tahukah anda, salah satu cara untuk mengatasi kondisi itu adalah dengan memberinya telur ? Kecuali, jika dalam keluarga anda ada riwayat alergi.

Berbagai penelitian menunjukkan, kuning telur merupakan sumber zat besi terbaik yang mudah diserap tubuh bayi. HAsil penelitian yang ditulis American Journal of Clinical Nutrition bulan juni 2002, Misalnya menunjukkan bahwa bayi usia 6-12 bulan yang diberi ASI dan mengonsumsi makanan mengandung kuning telur, memiliki kadar zat besi yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok bayi yang tidak mengonsumsi kuning telur.

Penelitian lain juga membuktikan, bayi yang mendapatkan cukup vitamin D dalam makanannya mengalami penurunan risiko sakit diabetes sampai 80%. Asal tahu saja, telur adalah sa;ah satu dari sedikit makanan yang mengandung vitamin D alami.

Lalu, bagaimana dengan pengaruh kandungan kolesterol ? Apakah telur boleh sering-sering diberikan pada anak > perlu diketahui, dari pemeriksaan kolesterol darah pada bayi-bayi usia 6-12 bulan yang diberi telur sampai 4 butir dalam seminggu. tidak ada efek yang signifikan itu, Amercan Heart Association ( Asosiasi Jantung di Amerika ) juga merekomendasikan tidak ada batasan asupan lemak dalam diet untuk anak-anak dibawan usia dua tahun.

Si Kecil Alergi Telur

Pada bayi dari keluarga yang memiliki riwayat alergi, pemberian telur sebaiknya ditunda sampai ia berusia diatas satu tahun. Karena, intoleransi telur ( Alergi Telur ) biasanya dialami oleh bayi berusia di bawah satu tahun. reaksi alergi umumnya muncul dalam bentuk pembengkakan di sekitar mulut segera setelah makan telur. Sekalipun begitu, untuk sebagaian besar bayi, telur tetap aman dikonsumsi.