Noda ASI Yang Mengganggu Awan Ukaya

Noda ASI Yang Mengganggu

Payudara yang penuh ASI dan tidak diisap oleh bayi, dengan sendirinya akan meneteskan ASI keluar. Meneteskan ASI, selain akibat Payudara yang penuh, bisa juga karena adanya rangsangan pada kelenjar hipofisis. Misalnya saja, bila tiba-tiba ibu mengingat bayinya, maka ASI akan keluar dengan sendirinya. Keadaan ini selain mengganggu penampilan ibu, khususnya pada saat tak mungkin untuk menyusui bayinya atau memeras air susunya, ternyata juga menganggu kesehatan Ibu dan sang bayi. Karena puting susu yang tidak kering, bila bercampur dengan keringat, bisa menyebabkan tumbuhnya jamur, yang tentu akan mengganggu kesehatan.

Untuk menjaga kesehatan bayi dan ibu, kebersihan payudara dan putng susu ibu selama masa menyususi memang sangat penting, bu yang sedang menyusui harus membersihkan payudara dan puting susu setiap hari dengan air hangat. Jangan menggunakan sabun untuk membersihkan puting susu karena dapat membuatnya terluka atau iritasi. Setelah dibersihkan dengan air hangat, keringkan payudara dengan lembut sampai benar-benar kering. Setelah menyusui, puting susu juga harus dalam kondisi kering. Untuk itu, biarkan puting susu terkena angin untuk beberapa saat, kemudian kenakan BH kembali, mengingat payudara perlu ditopang dengan baik.

Untuk mencegah rembesan ASI biasanya para ibu menggunakan saputangan, handuk kecil atau tisu kertas. Dengan menggunakan bahan-bahan tersebut, ternyata rembesan ASI masih tetap membasahi payudara. Handuk atau tisu kertas akan tetap basah. Bila bercampur dengan keringat, payudara menjadi lembap dan dapat menjadi tempat tumbuhnya jamur dan bakteri.

Demikian Sobat Mengenai artikel berjudul ” Noda ASI Yang Mengganggu ” Semoga bermanfaat ( Ifan21 )