Mengatasi kebiasaan anak mengompol Awan Ukaya

Mengatasi kebiasaan anak mengompol

Untuk dapat menanggulanginya, maka harus dipastikan terlebih dahulu penyebabnya. Apakah disebabkan oleh penyakit atau hal lainnnya. Jika disebabkan oleh penyakit, maka dapat ditangani dengan melakukan pengobatan oleh dokter. Namun jika tidak, maka Anda dapat mencoba melakukan beberapa hal di bawah ini:

  1. Hadapilah sikap mengompol anak dengan sikap yang wajar.
    Jangan tunjukkan kalau Anda marah, kesal atau panik jika anak mengompol.
  2. Anda dapat mengajak anak untuk berbicara
    Beberapa anak dapat berhenti mengompolnya setelah diajak bicara sebelum tidur. Atau cobalah bercerita kepadanya sebelum ia tidur.
  3. Perhatikan kebiasaan anak
    Perhatikan kapan anak ngompol dan berapa kali dalam semalam. Tindakan ini akan sangat berguna untuk langkah selanjutnya.
  4. Bangunkan anak sebelum ia ngompol.
    Jika anak ngompol biasanya 3 jam setelah tidur, bangunkan anak 1 jam sebelumnya. Ajak ia ke kamar mandi dan buang air kecil. Setelah berhasil selama 1 minggu, majukanlah jadwal membangunkan anak satu jam lebih awal, kemudian setengah jam, terakhir, ajarkan anak untuk buang air kecil terlebih dahulu sebelum ia tidur.
  5. Hindari memberinya banyak minum setelah makan malam.
    Hindari memberinya teh manis, minuman bersoda, ataupun minuman dingin beberapa saat sebelum ia tertidur.
  6. Dukunglah anak.
    Jangan memarahi, menghukum, atau mempermalukannya jika ia ngompol. Jangan membandingkannya dengan yang lain. Anak akan menjadi tegang dan merasa serba salah, sehingga hal ini dapat menambah beban psikologisnya, dan malah dapat memperparah kebiasaan.