memilih kegemaran prangko atau filateli Awan Ukaya

memilih kegemaran prangko atau filateli

  • Memilih Kegemaran Prangko atau filateli
Prangko masih digunakan dalam surat-menyurat di zaman modern ini. Berbagai prangko diterbitkan di semua negara dengan berbagai keunikan masing-masing. pertama kali ditemukan, prangko telah menjadi suatu penemuan yang mengubah jalannya komunikasi di seluruh dunia. Mengoleksi prangko atau filateli bisa menjadi salah satu hobi yang mengasyikkan. Bagi para kolektor prangko, nilai sebuah prangko bervariasi dari tidak ada artinya hingga jumlah yang amat tinggi. prangko memiliki nilai  yang lebih dari satu juta dolar.

Setiap negara merancang dan mencetak berbagai prangko yang berbeda. Ada lebih dari 600 administrasi pos di seluruh dunia menerbitkan sekitar 10.000 prangko baru setiap tahunnya. prangko yang ada dapat dikelompokkan sebagai berikut:

  • Prangko Peringatan

    Prangko ini dibuat untuk memperingati suatu peristiwa atau kejadian maupun orang-orang terkenal baik nasional maupun internasional. Prangko ini dibatasi jumlah cetakan, masa jual, dan masa berlakunya.

  • Prangko Definitif

    Prangko ini diperuntukkan bagi penggunaan rutin dalam suatu urutan nilai untuk memenuhi berbagai kebutuhan pos. Prangko ini dapat dicetak ulang sesuai kebutuhan dan tidak dibatasi masa berlaku dan masa jual.

  • Prangko Amal

    Prangko ini diterbitkan dengan tambahan harga jual dengan tujuan menghimpun dana untuk kemanusiaan. Prangko ini dibatasi jumlah cetakan, masa jual, dan masa berlakunya.

  • Prangko Istimewa

    Prangko ini dibuat untuk mempromosikan sesuatu atau mengajak masyarakat melakukan sesuatu. Prangko ini dibatasi jumlah cetakan, masa jual, dan masa berlakunya.

Filateli  merupakan “hobi terbesar di dunia”! Hobi ini dimulai di Inggris dan akhirnya digemari di seluruh dunia. Orang yang menggemari filateli atau senang mengumpulkan dan meneliti prangko disebut filatelis. Filateli berasal dari bahasa Yunani yaitu philo (tertarik) dan ateleia (dibebaskan dari kewajiban dan pajak). Istilah ini kemudian digunakan dalam Bahasa Prancis yaitu “philatélie” dan untuk pertama kalinya dipergunakan oleh seorang Prancis bernama Georges Herpin pada tahun 1864. Istilah ini berarti menyenangi prangko yang merupakan benda pos yang sudah dibayar oleh pengirim, sehingga si penerima tidak berkewajiban membayar biaya pos tersebut.