manfaat dalam kue brownies Awan Ukaya

manfaat dalam kue brownies

Kue brownies ternyata memiliki manfaat dapat dengan cepat memulihkan stamina. Mari kita kaji bahan-bahannya yang memiliki nilai gizi tinggi. Telur, lemak, gula dan terigu merupakan komponen pembentuk struktur utama brownies. Untuk memperbaiki tekstur, biasanya ditambahkan bahan pengemulsi dan bahan pengembang.

Dari segi rasa, brownies panggang memang lebih gurih. Namun dari segi kesehatan, brownies yang dikukus lebih aman karena tidak terbentuk radikal bebas, sedangkan yang dipanggang ada sedikit peluang untuk terbentuk radikal bebas.

Secara alami, manusia juga selalu memproduksi radikal bebas di dalam tubuhnya. Selama jumlah radikal bebas di dalam tubuh masih dalam batasan yang terkendali, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Secara umum, gula pasir ditambahkan pada produk untuk memberikan rasa manis. Fungsi gula dalam pembuatan brownies, selain untuk memberikan rasa manis, juga berpengaruh terhadap pembentukan strukturnya, memperbaiki tekstur dan keempukan, memperpanjang kesegaran dengan cara mangikat air, serta merangsang pembentukan warna yang baik.

Selain itu, gula yang ditambahkan dapat berfungsi sebagai pengawet. Gula dapat mengurangi kadar air bahan pangan sehingga bisa menghambat pertumbuhan mikroorganisme.

Lemak merupakan salah satu komponen penting dalam pembuatan brownies. Lemak yang biasanya digunakan adalah mentega dan margarin. Dalam pembuatan brownies umumnya digunakan margarin karena harganya yang lebih murah dibandingkan butter. Penambahan lemak untuk memberikan rasa gurih, melembutkan, membuat produk tidak cepat menjadi keras dan lebih empuk. Selain itu, bisa menambah nilai gizi dan rasa lezat dari brownies bisa bertambah.

Telur dalam pembuatan brownies berfungsi untuk membentuk suatu kerangka yang bertugas sebagai pembentukan struktur, telur juga berfungsi sebagai pelembut dan pengikat. Fungsi lainnya adalah untuk aerasi, yaitu kemampuan menangkap udara pada saat adonan dikocok sehingga udara meyebar rata pada adonan.