MAL. Metode Kontrasepsi Yang Sehat Awan Ukaya

MAL. Metode Kontrasepsi Yang Sehat

Apabila anda ingin menunda kehamilan, anda sebaiknya mempertimbangkan untuk menggunakan suatu metode kontrasepsi, Perlu diketahui, hingga kini ada begitu banyak alat kontrasepsi yang beredar dipasaran. Sekalpun demikian, anda tidak bisa begitu saja menentukan metode kontrasepsi yang diinginkan.

Yang sebaiknya anda pertimbangkan untuk pertama kali adalah metode kontrasepsi yang non-hormonal ( tidak menggunakan hormon sebagai bahan aktifnya ), karena jenis ini tidak akan mengganggu proses laktasi. Metode non-hormonal ini adalah IUD ( Intra Uterine Device ) atau spiral, kondom, diafragma dan strerilisasi. perlu diketahui, walau aman, masing-masing metode kontrasepsi tersebut memiliki beberapa efek samping.

MAL. Metode Kontrasepsi Yang Sehat

MAL ( Metode Amenorea Laktasi ) adalah suatau metode menghambat kesuburan ibu bersalin dengan cara memberikan ASI eksklusif dalam 6 bulan pertama setelah melahitkan. Anemorea artinya tidak haid.

Keberhasilan MAL dalam menunda kehmilan ternyata tinggi ( 99.5 % ), dan terbukti secara ilmiah untuk dikembangkan menjadi program KB. Selain itu, metode ini tidak perlu biaya karena tidak usah membeli alat kontrasepsi, tidak ada bahayanya, dan tidak perlu bantuan medis. Bagi ibu, metode juga memberi manfaat lain yaitu dapat mengurangi pendarahan, menurunkan kematian ibu bersalin, mengurangi risiko kanker indung telur dan kanker payudara. Sedangkan manfaatnya bagi bayi, antara lain pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan membuat bayi lebih sehat dengan daya tahan tubuh yang lebih baik.

Namun, perlu diingat, MAL hanya efektif bila bayi masih diberi ASI secara eksklusif ( belum diberi makanan maupun minuman tambahan apapun, dan pemberian ASI lebih dari 8 kali sehari ), ibu belum haid, dan bayi berusia kurang dari 6 bulan. Bagi anda yang masih memenuhi ketiga syarat tersebut, tidak ada salahnya anda coba metode KB yang lebih sehat dan aman bagi ibu menyusui ini.