khasiat dalam bumbu kunyit Awan Ukaya

khasiat dalam bumbu kunyit

 

Kunyit banyak digunakan sebagai bumbu dalam masakan Asia ternyata dapat membantu mengatasi obesitas dan menurunkan resiko diabetes tipe 2. Para periset dari Naomi Berrie Diabetes Center di Columbia University Medical Center menemukan tikus yang diobati dengan kunyit kurang rentan mengembangkan diabetes tipe 2 berdasarkan hasil pemeriksaan kadar gula darah dan toleransi insulin serta glukosa. hasil tes yang ada di laboratorium  Kunyit sangat terkenal diindonesia karena dibuat menjadi bahan olahan jamu tradisional. misalnya untuk wanita yang habis melahirkan dapat membuang darah kotor saat nifas serta melancarkan sel darah merah. Para periset juga menemukan tikus obese yang diberi makan kunyit menunjukkan penurunan inflamasi berarti dalam jaringan lemak dan liver dibanding grup pembanding. Diduga, curcumin (ingridien anti-inflammatory) antioksidan di dalam kunyit mengurangi resisten insulin dan mencegah diabetes tipe 2 pada tikus dengan mengumpulkan respons inflammatory yang dipicu obesitas.

Menurut periset, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah meningkatkan intake curcumin makanan lewat kunyit pada orang-orang obese dengan diabetes akan menunjukkan khasiat serupa. Kendati pun intake harian yang harus dikonsumsi seseorang sebagai obat diabetes kemungkinan tidak praktis tidak tertutup kemungkinan dosis curcumin yang lebih rendah dapat melengkapi pengobatan tradisional sebagai obat alamiah dan aman. Hasil temuan dijadwalkan diterbitkan dalam Endocrinology dan dipresentasikan dalam ENDO, pertemuan tahunan Endocrine Society di San Francisco.