Hematoma & Tindakan Yang Perlu Dilakukan Awan Ukaya

Hematoma & Tindakan Yang Perlu Dilakukan

Bila dicurigai adanya hematoma, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan tekanan darah, nadi, hemoglobin ( protein sel darah merah yang memungkinkan darah mengakut oksigen ) atau hematokrit ( perhitungan jumlah sel-sel darah merah ). Pemeriksaan lainnya adalah memantau kemungkinan adanya laserasi rahim, Yaitu “Rusaknya” jaringan dalam rahim.

Bila hematoma yang timbul kecil, dengan sendirinya hematoma akan menghilang akibat resorpsi, yakni rusaknya jarngan itu sendiri. kalau pun dilakukan tindakan, daerah terjadinya hematoma tersebut dapat dikompres dingin atau dibalut.

Sementara itu, hematoma yang besar dapat menimbulkan rasa nyeri yang hebat dan menyebabkan kulit yang menutupinya tegang, sehingga setiap saat hematoma dapat pecah. Kalai ini yang terjadi, biasanya dokter akan melakukan penyayatan pada tempat yang paling tegang. Lalu, bekuan-bekuan darahnya dikeluarkan, dan pembuluh-pembuluh yang putus tidak tampak ), maka rongga hematoma ditutup dengan jahitan-jahitan simpul kasur sedmikian rupa, sehingga menjadi rapat betul.

Berbahayakah hematoma yang besar ? pada kehamilan, gangguan hematoma dapat menyebabkan suplai darah ke tubuh bu terganggu, sehingga dapat terjadi gawat janin karena kekurangan makan atau darah. Selain itu, hematoma yang besar dapat pecah secara spontan ( tiba-tiba ) dan menyebabkan pendarahan yang membahayakan kematian jka tidak segera dilakukan penjahitan serta penanggulangan anemia berat dan syok. Lalu, hemostasis ( penghentian pendarahan ) akan dibantu dengan pemasangan tampon ( pembalut yang dimasukkan ke dalam vagina ) dan drainase ( alat yang dapat membantu keluarnya darah ). setelah itu, antibiotika dan analgetika, sesuai petunjuk dokter.