Gejala stres anak yang harus diwaspadai Awan Ukaya

Gejala stres anak yang harus diwaspadai

Anak dapat menjadi stres pada masa transisi. Namun jika Anda sudah dapat membedakan berbagai strategi dari anak yang satu dengan anak yang lainnya, Anda juga dapat mengetahui anak mungkin sedang mengalami masalah dengan perubahan yang mereka alami berkaitan dengan masa pertumbuhannya.

Beberapa gejala stres pada anak usia prasekolah:
– Tingkah laku agresif yang meninggi
– Cemas
– Bertingkah laku seperti bayi
– Sensitif terhadap suara bising
– Menggigit
– Gangguan pola makan dan tidur
– Sering mimpi buruk
– Rewel
– Nakal saat bermain
– Menangis dengan tidak terkendali
– Terbangun pada malam hari

Beberapa gejala stres pada anak usia sekolah:
– Merasa sakit tanpa ada penyebabnya
– Kurang percaya diri
– Merasa tidak disayang
– Nafsu makan yang menurun
– Tidak mau berteman
– Tidak mau pergi ke sekolah
– Tidak menunjukkan perasaan apa pun
– Sulit berkonsentrasi saat menerima pelajaran di sekolah maupun di rumah
– Menarik diri

Beberapa gejala stres pada anak usia belasan dan remaja:
– Sering merasa kecewa
– Kurang percaya diri
– Memberontak
– Melanggar aturan
– Depresi
– Ingin bunuh diri
– Melakukan berbagai tindakan yang berbahaya, seperti mencuri, dll