Atasi Penyakit Dehidrasi Awan Ukaya

Atasi Penyakit Dehidrasi

Beberapa penyakit seperti diare dan muntah, dapat menyebabkan seseorang menderita dehidrasi. Nah, bila anda mengetahui hal-hal yang dapat menyebabkan diare tersebut, sebaiknya mengantisipasi kemungkinannya terhadap terjadinya dehidrasi bila tidak segera tangani. Jadi, selagi dalam proses penanganan atau penyembuhan penyakt, lakukan juga pencegahan dehidrasi.

Yang utama adalah, tetaplah makan dan minum. Selain itu, bila anda merasa cairan tubuh yang keluar banyak, dan tidak mencukupi hanya dengan asupan makanan dan minuman, maka perlu ditambah dengan cairan oralit ( cairan elektrolit ). kalau cairan ini tak ada di rumah, anda dapat membuatnya dengan air matang yang telah diberi garam dan gula dengan ukuran air matang sebanyak kurang lebih 200 cc yang diberi gula sebanyak 3/4 sendok teh ( sdt ), dan garam 1/4 sdt, atau minum air sebanyak-banyaknya.

Bila tubuh menunjukkan tanda-tanda mengalami dehidrasi sedang, segera ke dokter sebelum terjadi dehidrasi yang parah. Dengan segera mendapat pertolongan, diharapkan dehidrasi tidak sampai berkelanjutan.Mungkin dokter akan memberikan cairan melalu infus dan harus dirawat di rumah sakit, terutama bila penderita sulit makan dan minum.

Kamus Istilah

Kolera : infeksi usu kecil yang disebabkan bakteri Vibrio cholerae ( bakteri yang berbentuk tanda baca koma ). bakteri masuk melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi.

– Disentri : infeksi usus yang menyebabkan diare. Kotoran yang dikeluarkan bercampur dengan darah, nanah dan lendir.

– Diare : Buang air dengan volume dan frekwensi yang meningkat dari kebiasaan normal. Misalnya, lebih dari 6 kali sehari.

– Potasium dan Sodium : Kalium dan natrium ( garam ), merupakan unsur-unsur mineral, yang bekerja memelihara ritme jantung, mengatur keseimbangan air di dalam tubuh, dan mengatur gerak urat syaraf serta kontraksi otot.