aman dari stroke Awan Ukaya

aman dari stroke

stroke merupakan penyakit yang berbahaya, biasanya stroke dapat menyerang manusia yang lanjut usia . dari pola makan yang tidak teratur serta menkonsumsi obat kimia. hal ini menyebabkan tubuh menjadi tak berdaya. d satu sisi stroke dapat di sembuhkan dengan berbagai pengobatan alternatif atau obat tradisional.

Pengurangan risiko stroke tersebut muncul dari sebuah meta analisis delapan trial acak yang mengamati suplementasi asam folat, dengan atau tanpa vitamin B lainnya. Penelitian itu dilakukan oleh para ilmuwan dari Northwestern University, dan hasilnya dilaporkan  dalam jurnal The Lancet.

Dalam analisis bertingkat trial yang memasukkan 16.841 pria dan wanita, peneliti membagi kelompok tersebut menjadi :
• Sub kelompok yang menerima suplemen asam folat lebih dari 3 tahun
• Sub kelompok yang mempunyai kadar homosistein menurun sebesar 20% atau lebih
• Sub kelompok yang hidup di wilayah tanpa fortifikasi asam folat

Studi tersebut menetapkan bahwa pasien dengan berbagai penyakit sering mengalami kekurangan asam folat, vitamin B lainnya (seperti vitamin B6 dan vitamin B12), serta asam lemak omega-3 (khususnya DHA).

Ke-delapan trial itu memasukkan pasien dengan kondisi awal, yaitu satu trial dengan sejarah stroke dan tujuh lainnya dengan penyakit jantung koroner dan penyakit ginjal tahap akhir atau displasia esofagus. Penurunan risiko stroke secara keseluruhan adalah sebanyak 18%. Selain itu, risiko stroke 25% lebih rendah pada 7 trial yang tidak ada sejarah stroke.

Walaupun telah terbukti bahwa suplemen asam folat dapat menurunkan risiko stroke, debat terus berlanjut apakah asam folat dapat memperbaiki hasil dari penilaian akhir kardiovaskular. Beberapa studi menemukan hasil yang bertolak belakang, sedangkan studi epidemiologi mendukung usulan bahwa faktor risiko dan kekuatan hubungan berbeda antara stroke dan penyakit kardiovaskular. Para peneliti berspekulasi, walaupun alasan perbedaan tidak dipahami seluruhnya, mereka mengacu pada fakta bahwa stroke lebih berkaitan dengan patologi pada pembuluh darah kecil, sedangkan penyakit kardiovaskular cenderung melibatkan pembuluh darah besar.