Alergi Obat Bisa Fatal Awan Ukaya

Alergi Obat Bisa Fatal

Gejala alergi obat sangat bervariasi, dan umumnya tidak bersifat khas alias mirip dengan reaksi karena sebab lain, termasuk karena keracunan atau efek samping obat. Berikut beberapa gejala yang sebaiknya anda ketahui.

– Gejala bisa terjadi para organ tunggal

( misalnya kulit, saluran napas/paru, hati, atau ginjal ) maupun organ multipel ( Lebih dari satu organ ).

– Gejala alergi tampak jelas dan paling sering adalah di kulit

Misalnya saja, biduran ( bentol yang berwarna merah, berbatas tegas, memutih apabila ditekan, dan disertai rasa gatal ), ruam, pembengkakan pada kulit, dan warna kehitaman di bibir karena obat sulfa.

– Bahayanya gejala syok yang mengakibatkan gangguan pernapasan.

Gejala alergi ini dapat membahayakan jiwa, bila tidak segera tertolong dalam beberapa menit. Jenis obat yang menyebabkan bentuk alergi ini biasanya diberikan lewat suntikan. Gejalanya dapat berupa satu atau beberapa keadaa, antara lain tekanan darah rendah, penyempitan saluran napas, pembengkakan pada kulit, atau timbulnya bentol-bentol berwarna merah dan gatal di seluruh tubuh.

Faktor Yang Mempengaruhi

Reaksi imun atau kekebalan tubuh yang terjadi pada alergi obat bergantung kepada beberapa faktor, yakni :

– STRUKTUR KIMIA OBAT.

– RUTE / CARA MASUK OBAT KE DALAM TUBUH.

Umumnya, pemberian obat secara langsung masuk ke dalam darah, misalnya suntikan atau infus, lebih sering menimbulkan reaksi alergi dibandingkan dengan pemberian melalui mulut.

– FAKTOR GENETIKA.

– DERAJAT KEKERAPAN KEMASUKAN OBAT.

Makin sering mengonsumsi tersebut, makin mudah menimbulkan reaksi alerg.

UMUR

ANak-anak lebih jarang dibandingkan orang dewasa.

RIWAYAT ALERGI SEBELUMNYA

Seorang dapat menderita alergi lebih dari satu jenis obat, terutama yang punya sifat atau struktur yang mirip.