Tips Pengobatan Bronkitis dengan 7 langkah Awan Ukaya

Tips Pengobatan Bronkitis dengan 7 langkah

Mengingat yang pernah kita singgung sebelumnya, bahwa bronchitis itu memiliki jenis-jenis yang bermacam-macam. Ada yang akut, juga ada yang biasa atau sedang. Untuk itulah jika pada artikel sebelumnya kita hanya membahas mengnai pencegahan, kemudian penyebab bronchitis, juga gejala-nya, maka kini saatnya kita membahas mengenai pengobatan bronchitis. Yang mana untuk pengobatan tersebut bisa berupa:

  • Untuk pengobatan pertama, biasanya pengobatan bronkitis dilakukan untuk mengurangi demam dan rasa tidak enak badan. Untuk itulah, jika Anda merupakan seorang penderita dewasa, maka biasanya Anda nanti akan diberikan aspirin atau asetaminofen. Sedangkan untuk anak-anak, biasanya obat bronchitis yang akan diberikan adalah asetaminofen.
  • Sementara Anda sebagai penderita bronchitis sudah diberikan obat sesuai dosis, maka untuk lebih memaksimalkan kerja obat tersebut, penderita dianjurkan untuk beristirahat dan minum banyak cairan.
  • Cara selanjutnya adalah, jika Anda memliki gejala yang menunjukkan bahwa penyebabnya adalah infeksi bakteri (dahaknya berwarna kuning atau hijau dan demamnya tetap tinggi) dan Anda sebelumnya memiliki penyakit paru-paru, maka obat yang diberikan biasanya berupa antibiotic.
  • Selain obat di atas, biasanya untuk penderita dewasa diberikan trimetoprimsulfametoksazol, tetracyclin, atau ampisilin.
  • Ditambah lagi, obat yang seirng diberikan adalah erythromycin, meskipun obat ini dicurigai penyebabnya adalah mycoplasma penumoniae.
  • Kemudian, untuk penderita anak-anak selain diberikan asetaminofen, biasanya mereka juga diberikan amoxicillin. Namun untuk anak yang sakit bronkitis penyebabnya virus, maka mereka tidak diberikan antibiotik.
  • Kemudian, jika gejala yang timbul menetap atau berulang, maka dilakukan pemeriksaan biakan dari dahak untuk membantu menentukan apakah perlu dilakukan penggantian antibiotic.

Semoga bermanfaat!