Rusaknya gigi susu anak Awan Ukaya

Rusaknya gigi susu anak

Penyakit gigi adalah penyakit paling umum yang diderita anak-anak,dan laporan dari Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan bahwa 28% dari mereka mengalami gigi berlubang pada gigi susunya.

Gigi susu yang sehat penting bagi anak untuk belajar mengunyah, berbicara dengan jelas, tersenyum penuh rasa pecaya diri,dan untuk memastikan bahwa gigi permanennya akan muncul dengan benar.

Gigi anak diperiksa untuk pertama kali setelah menginjak  usia 1 tahun. Pemeriksaannya tak akan lama dan dokter bisa cepat menemukan tanda-tanda awal pembentukan plak dan  gigi busuk. Dokter juga akan memastikan gigi, mulut, kerongkongan  dan tenggorokan  anak terbentuk dengan benar. Bila anak mengisap empeng, dokter mungkin meminta anda menyingkirkan benda itu begitu ia berusia 2 thn guna mencegah masalah yang berpotensi muncul.

Berlatih cara membuka mulut lebar-lebar bisa mengurangi rasa takut anak,dan segalanya akan lebih mudah pada kunjungan berikutnya. Beberapa hal tindakan preventif dapat dilakukan seperti, menyikat gigi anak anda 2X sehari, sekali setelah sarapan dan sekali lagi sebelum dia tidur. Kalau belum punya gigi ( pada sebagian anak, gigi pertama tumbuh selambat-lambatnya pada usia 17 bulan),  bungkus jari anak dengan waslap basah dan bersihkan giginya secara perlahan. Ini akan menyingkirkan  plak dan membantu dia terbiasa merasa ada suatu di dalam mulutnya. Begitu giginya muncul, bergantilah ke sikat gigi khusus bayi. Celupkan dalan air,tapi tak perlu memakai pasta gigi berfluoride sampai dia berusia 2thn.

Membatasi jumlah gula yang dikonsumsi anak anda membantu mencegah kerusakan gigi. Tapi,membiarkan anak mengisap dot selama 1jam akan lebih membahayakan giginya dari pada makan es krim. Megapa? Setiap kali anak mengkonsumsi sesuatu yang mengandung gula atau karbohidrat, bakteri dimulut mengeluarkan asam yang memakan enamel gigi.semakin lama gigi anak berhubungan dengan makanan,semakin besar kerusakannya. Ini menjelaskan mengapa anda tidak boleh menidurkan anak dalam kondisi mengisap empeng dan mengapa AAPD melarang pemberian ASI di malam hari
( memaparkan anak pada karbohidrat yang bisa difermentasi dapat mengakibatkan gigi membusuk)

Lebih baik berikan cemilan ( misalnya buah dan sayur) dari pada makanan manis. Bila anak haus diantara waktu makan, biasakan memberi air putih ketimbang minuman yang diberi pemanis atau jus. Jangan pula berbagi piranti makan dengan anak karena anda bisa memindahkan bakteri penyebab gigi berlubang melalui ludah anda. Jika anda perlu mencicipi makanannya atau ingin agar dia mencoba makanan anda, pakailah sendok berbeda.