Rambut rontok Awan Ukaya

Rambut rontok

Setiap orang selalu menginginkan rambut sehat, indah berkilau dan kulit kepala sehat. Mereka memakai berbagai shampo digunakan, namun rambut tak kunjung berubah, tetap kusam, kering dan rontok.

Hati-hati dengan kerontokan yang terjadi pada rambut anda, karena bisa menyebabkan kebotakan. Jumlah normal dari kerontokan rambut adalah 50-100 helai perharinya.

Bila jumlah rontok lebih dari itu maka berpotensi menyebabkan kebotakan. Oleh karena itu segeralah memeriksakan gejala tersebut ke Dokter yang tepat agar kita dapat menghindari kebotakan. Hal ini bisa terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita, namun fenomena ini banyak dialami oleh para pria. Kebotakan dimulai dari menyusutnya folikel rambut hingga helai menjadi lebih tipis dan lebih pendek. Akhirnya folikel hanya berupa miniatur dan tidak memiliki helai rambut.

Penelitian membuktikan bahwa 95% kebotakan merupakan faktor genetik. Ini artinya jika ada sepasang suami istri mengalami kebotakan, maka semua anak laki-laki dan setengah anak perempuan mereka akan mengalami kondisi serupa. Namun, kebotakan dapat melewati satu generasi dan memilih secara acak keturunan yang akan mengalami kebotakan.

Kecenderungan genetik yakni penyusutan garis rambut pada pria dan penyempitan kantung akar rambut pada perempuan adalah hasil dari perubahan hormon yang disebabkan oleh enzim dalam dermal papila yang disebut dengan 5-alpha-reductase. Enzim ini akan merubah hormon testosteron menjadi dihydrotestosteron (DHT). Follicles atau kantung rambut memiliki penerima androgen yang mengikat DHT. Untuk jangka waktu yang lama, kelebihan DHT ini akan menurunkan tahap rambut yang aktif dan mengacu pada penipisan rambut serta kerontokan rambut, sehingga menyebabkan kerontokan.