Meningkatkan Kreatifitas Anak sejak Kecil Awan Ukaya

Meningkatkan Kreatifitas Anak sejak Kecil

Sebagai ibu yang sangat memperhatikan perkembangan anak sendiri tentu kita seringkali melarang anak kita untuk melakukan sesuatu yang terlihat berbahaya, lantas sering juga kita menyuruh anak kita menghentikan kegiatan mereka yang terlihat tidak begitu penting. Namun, hal tersebut justru dapat menghambat pertumbuhan mereka. Seperti kata-kata yang sering kita dengar, Biarkanlah anak berkreasi.

  1. Jangan terlalu banyak memberi larangan kepada bayi Anda, agar ia bisa bebas memuaskan rasa ingin tahunya dan bereksplorasi.
  2. Jangan selalu membantunya saat ia ingin melakukan sesuatu. Misalnya saat ia ingin Anda membantunya membuka botol susu, contohkan bagaiamana caranya dan berikan ia semangat untuk mencoba melakukannya.
  3. Salah satu cara merangsang kreativitas anak adalah dengan memberinya mainan yang merangsangnya untuk aktif. Misalnya puzzle sederhana dengan balok besar untuk anak 7-8 bulan.
  4. Ciptakan lingkungan yang nyaman, menyenangkan dan tanpa beban baginya agar ia memiliki kesempatan yang luas untuk mengalami proses belajar yang positif.
  5. Perdengarkan musik klasik menjelang tidur atau sambil bermain ajaklah ia bertepuk tangan mengiringi irama lagu.
  6. Hargai setiap kemajuannya. Dan berikan pujian yang tulus sesuai dengan usahanya, bukan sekadar kata basa-basi semacam ‘Bagus!’ atau ‘Hebat!” Pujian yang tepat akan mendorongnya untuk terus mencoba berbagai hal.

Memilih Mainan yang Menggugah Kreatifitas

  1. Belilah mainan sesuai dengan usia/petunjuk yang tertera.
  2. Ketika si kecil mulai mampu memegang benda yang kecil, berilah ia pensil atau krayon (bebas racun) serta buku gambar. Biarkan ia asyik mencoret-coret dan teruskan kegiatan ini bila ia kelihatan menyukainya.
  3. Masukan kegiatan membaca buku dalam aktivitasnya. Bacakan dan terangkan masing-masing gambarnya. Sesekali, pilih buku yang bergambar tanpa teks, sehingga Anda bisa menanyakan padanya (berkomunikasi) tentang cerita apa yang terjadi di buku.
  4. Jangan berikan semua koleksi mainan kepada si kecil. Berikan satu per satu sehingga si kecil akan bermain dan bereksperimen dengan mainan itu dengan maksimal.