Mengobati bayi tidak mudah Awan Ukaya

Mengobati bayi tidak mudah

* Obat tetes hidung:

Tengadahkan sedikit kepala bayi. Perlahan teteskan obat ke setiap lubang hidung.

Hitung jumlah tetesan yang masuk ke hidung. Dua atau tiga tetes biasanya sudah cukup.

* Obat tetes mata:

Miringkan sedikit kepala bayi, hingga mata terinfeksi berada di bawah. Dengan cara ini tetesan obat tak mengalir masuk ke mata sehat.

Perlahan tariklah kelopak mata bawah agar obat dapat mudah mengalir.

* Obat tetes telinga:

Baringkan bayi pada salah satu sisi dengan lubang telinga terinfeksi berada di atas. Teteskan obat ke dalam lubang telinga yang sakit.

Buat bayi tetap diam agar obat benar-benar masuk ke lubang telinga bagian dalam.

Sebelum obat tetes tersebut diberikan, ada baiknya hal-hal berikut ini diperhatikan:

a. Rendam obat tetes dengan posisi tegak dalam tabung berisi air suam-suam kuku selama beberapa menit, agar ketika diteteskan dan masuk ke lubang hidung atau telinga, anak tidak terlalu kaget.

b. Jangan sentuhkan obat tetes ke hidung, telinga, atau mata agar bakteri tidak berpindah ke dalam botol obat.

c. Perhatikan batas waktu pemakaian obat itu. Obat kadaluwarsa akan memperburuk peradangan atau kondisi bayi yang diobati.

2. Memberikan obat pada anak-anak:

– Mintalah anak menutup lubang hidung saat meminum obat agar rasa obat tak terlalu keras.

– Campurlah obat, terutama yang berupa tablet, dengan sirup atau madu agar tak terasa pahit.

– Jangan larutkan obat dengan air di gelas karena ada kemungkinan obat mengendap dan tak terminum si anak.

– Mintalah anak untuk menggosok gigi setelah meminum obat yang manis agar tidak menempel di gigi.