Mengapa Gigi-Geligi Perlu Dirawat ? Awan Ukaya

Mengapa Gigi-Geligi Perlu Dirawat ?

Perawatan terhadap gigi, termasuk memeriksakannya ke dokter gigi secara rutin, ternyata belum menjadi prioritas masyarakat kita. Survei yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan RI pada tahun 1990-an membuktikan, adanya peningkatan kerusakan gigi dengan angka DMF-T ( Decay, Missing, Filling-Teeth ) Sebesar 2,7-3%. Perhitungan ini dilihat dari gigi yang pernah belubang, dicabut, atau ditambal sesuai dengan ukuran kesehatan gigi yang telah ditetapkan secara internasional. Dari angka kerusakan gigi tersebut, 85%-nya terjadi akibat karies ( lubang gigi ), dan skitar 20% penderitanya adalah anak-anak.

Seperti kita ketahui, ada dua macam gigi, yakni gigi sulung dan gigi tetao. Gigi sulung ( gigi susu ) adalah gigi yang tumbuh pada masa bayi dan ada beberapa gigi yang tumbuh setelahnya hingga ia berusia 12 tahun. Di setiap rahang terdapat gigi yang terdiri dari 4 buah gigi seri, 2 buah gigi taring, dan 4 buah gigi geraham.

Ada berbagai fungsi gigi sulung. Di antaranya adalah, membantu proses awal dalam lengkung rahang sehingga gigi bisa tumbuh dengan baik, berperan penting dalam proses perkembangan kemampuan bicara anak, serta untuk memperindah penampilan anak.

Sedangkan gigi tetap adalah gigi yang tumbuh menggantikan gigi sulung. Karena gigi geraham terakhir dapat saja tidak tumbuh, maka jumlah gigi tetap antara 28-32 buah. Setiap rahang terdiri dari 4 buah gigi seri, 2 buah gigi taring, 4 buah geraham kecil, dam 4-6 buah geraham besar.

Fungsi gigi tetap hampir sama dengan gigi sulung. bedanya, gigi tetap tidak akan digantikan lagi oleh gigi lain.

Demikian artikel mengenai Mengapa Gigi-Geligi Perlu Dirawat ? Semoga artikel ini bisa bermanfaat ( Ifan21 )