Mengajari anak disiplin Awan Ukaya

Mengajari anak disiplin

Mengajar kedisiplinan pada anak tidak hanya dilakukan untuk mengkoreksi tingkah laku mereka, namun juga harus mengajarkan bagaimana mereka dapat mengkontrol diri, menyesuaikan dan peduli terhadap lingkungan di sekitarnya.

Menanamkan disiplin harus dilakukan sedini mungkin. Seringkali orang tua merasa kesulitan menerapkan masalah kedisiplinan dengan anak-anak mereka. Langkah-langkah yang dapat membantu Anda dalam menanamkan disiplin :

 

  1. Beritahu mana yang boleh dan mana yang tidak.
  2. Buatlah kesepakatan dengan pasangan mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan anak.
  3. Ingatkan anak untuk hal-hal yang boleh dan tidak dilakukan, jika mereka masih melakukannya.
  4. Jangan langsung marah pada anak jika baru pertama kali melakukan kesalahan.
  5. Beri alasan kepada mereka mengapa hal-hal tersebut boleh dan tidak boleh dilakukan.
  6. Anak-anak tidak selalu dapat membedakan mana persoalan kecil, mana yang besar. Sesekali, Anda dapat berkompromi dan mengerti. Tindakan ini akan membuat anak lebih mudah menghadapi permasalahan yang lebih besar di kemudian hari.
  7. Tegas, jangan plin-plan (sebentar boleh sebentar tidak, atau Anda bilang tidak sedangkan pasangan Anda bilang boleh).
  8. Jangan berteriak, membentak pada saat marah. Tindakan ini dapat  merusak penghargaan diri anak, sehingga mengakibatkan mereka menjadi tidak percaya diri.
  9. Ajak anak untuk berdiskusi dari hati ke hati, untuk membangun ikatan.
  10. Kritik mereka, namun jangan salahkan anak dengan cara menceramahinya. Karena anak akan berfikir ia ada seolah-olah hanya untuk mengecewakan Anda.