Memahami tangisan bayi / anak Awan Ukaya

Memahami tangisan bayi / anak

Memang cukup banyak alasan sulitnya untuk menjadi seorang ibu. Namun demikian, memiliki seorang buah hati adalah idaman semua kaum ibu dan salah satu kebahagiaan yang luar biasa. Berikut ini beberapa info dan tips untuk mengenali tangisan bayi kita dan cara bagi kaum ibu untuk menjalaninya.

Si kecil menangis berulang-ulang dengan jeda untuk menarik nafas. Biasanya jenis tangisan seperti ini diakibatkan karena bayi merasa lapar atau haus. Cobalah beri dia susu atau makanan kesukaannya.

Si kecil menangis melengking, terengah-engah kemudian menangis lagi. Mungkin ia terjatuh dan tubuhnya merasa sakit. Cobalah ayunkan tubuhnya pelan-pelan dan sambil memijit-mijit tubuhnya dengan penuh kelembutan.

Si kecil menangis seperti berteriak tanpa henti. Mungkin ia bosan. Cobalah untuk bersenandung, mengajaknya berbicara, bersenda gurau atau mengajaknya jalan-jalan bisa mengembalikan keceriaannya.

Si kecil menangis merengek-rengek dan tidak mau tidur. Mungkin ia ingin ditimang-timang, cobalah angkat dan ayunkan tubuhnya dengan perlahan dan nyanyikanlah sebuah lagu dengan lembut hingga ia terlelap.

Si kecil menangis seakan ia sedih atau marah. Mungkin ia kesepian dan kurang diperhatikan. Cobalah untuk menemaninya sampai ia tenang dan ceria kembali.

Si kecil menangis memilukan diikuti gerakan tubuh yang lesu. Mungkin ia sakit. Cobalah cek suhu badannya dan segeralah bawa ia ke dokter untuk pemeriksaan.

Si kecil menangis bertambah keras dan mulai menggeliat di tempat tidurnya. Ia merasa tidak nyaman dengan selimutnya atau pakaiannya. Cobalah untuk selalu mengganti pakaiannya sebelum ia tertidur dengan bahan yang lebih lembut dan tidak panas di badannya.