Kurangi gangguan eksim dengan prebiotik Awan Ukaya

Kurangi gangguan eksim dengan prebiotik

Prebiotik diketahui dapat meningkatkan sistem imun atau kekebalan si bayi karena sistem imun bayi masih belum sempurna, dan hal itu dapat juga digunakan untuk mencegah terjadinya alergi. Adanya prebiotik dalam susu formula bayi ternyata dapat menurunkan jumlah bakteri intestinal, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya eksim pada bayi.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti membuat susu formula bayi dengan mengandung prebiotik sehingga mirip dengan kandungan dalam ASI, kemudian dilakukan uji terhadap bayi yang berisiko tinggi terkena eksim. Bayi yang berisiko tinggi adalah bila setidaknya ada salah satu dari orang tuanya memiliki riwayat eksim, asma, atau alergi. Hasil penelitian tersebut pernah dipublikasikan dalam berita di Archives of Disease in Childhood.

Gangguan eksim yang dialami oleh bayi diketahui dapat berkembang menjadi alergi dengan bertambahnya usia si bayi. Pada kenyataannya, 75% bayi yang mengalami eksim akan berkembang menjadi alergi dan setengahnya berisiko tinggi terhadap asma.

Penelitian itu dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu sebanyak 102 bayi diberikan susu formula dengan campuran prebiotik, dan 104 bayi lainnya diberikan susu formula normal. Setelah dipantau selama enam bulan penelitian, hasilnya yaitu sepuluh bayi menderita eksim yang berasal dari kelompok pertama, sedangkan kelompok kedua yang menderita eksim adalah sebanyak 24 bayi.

Para peneliti mengatakan bahwa penggunaan prebiotik untuk mencegah terjadinya alergi harus digunakan secara berkelanjutan. Namun, mereka masih membutuhkan penelitian lebih lanjut tentang pernyataan tersebut karena hasil temuan bahwa penggunaan prebiotik dapat menurunkan terjadinya eksim pada bayi merupakan penelitian yang baru pertama kali dilakukan untuk saat ini.

Sumber: Archives of Disease in Childhood