Jawablah bila nak anda bertanya Awan Ukaya

Jawablah bila nak anda bertanya

Saat anak Anda memasuki usia 24 bulan. Anda harus bersiap-siap untuk menerima pertanyaan bertubi-tubi dari anak anda. Karena ia sudah memiliki kata dan sudah mampu menyusun dua kalimat, bahkan lebih. Ketertarikannya mulai berpindah dari benda ke orang-orang di sekitarnya, dan memulai pertanyaan di mana, kapan, dan siapa.

Pada saat si kecil berusia 4 hingga 6 tahun, kemampuan menganalisa secara abstrak terbentuk cepat. Sehingga ia akan mulai bertanya dengan berbagai pertanyaan diawali dengan kata “mengapa” atau kenapa.

Perlu diketahui, bahwa perkembangan kognitif dan bahasa saling berkaitan erat. Para ahli mengatakan bahwa hal yang paling baik dari perkembangan kognitif atau intelijensi pada tahap awal masa kanak-kanak adalah perkembangan kemampuan bahasanya. Anak belajar berkomunikasi dengan cepat dari non verbal hingga suara dan kata-kata.

Pengetahuan anak mengenai bahasa akan terbentuk dari beraneka benda, aktivitas, dan tahapan yang terkumpul selama berkembangnya sensorik mereka. Kombinasi kata pada tahap awal membuat anak dapat mengekspresikan hubungan sematik berbagai benda dan aktivitas. Selama usia 2 hingga 4 yahun, anak mulai dapat mengekspresikan ide-idenya, sehingga mereka sudah dapat bertanya, menggunakan kata tidak, membicarakan peristiwa-peristiwa masa lalu dan yang akan datang, mendeskripsikan situasi-situasi rumit. Menggunakan kalimat-kalimat yang sudah tersusun sesuai dengan bahasa yang cukup kompleks.

Orang tua dapat mlihat perkembangan bahasa si kecil dari kemampuan bertanyanya. Walaupun terkadang pertanyaan anak bersifat “bodoh” tapi sebenarnya pertanyaan tersebut mengandung logika. Misalnya saja mengapa pohon kelapa tinggi? Mengapa bintang bersinar?

Anak yang berusia 7 hingga 12 tahun adalah saat bagi anak untuk mulai belajar dengan melihat lingkungannya, dibandingkan ia melihat dirinya sendiri. Mereka mulai menyadari adanya perbedaan hubungan dan situasi yang tidak dapat mereka jelaskan. Akibatnya, mereka mulai bertanya dengan kata “mengapa”.

Keingintahuan yang tinggi dari anak menunjukkan intelijensinya. Saat mereka mulai bertanya dengan menggunakan kata “mengapa” , Anda dapat dengan mudah menjawabnya dengan cara yang mudah ia pahami. Namun biasanya Anda merasa diuji ketika mereka bertanya “mengapa” . Terkadang pertanyaan mereka muncul pada saat yang tidak tepat, seperti ketika Anda lelah setelah seharian bekerja. Namun terkadang pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan hanya untuk mengalihkan perhatian Anda. Anda dapat meresponsnya dengan menjawab,”Pertanyaan yang bagus, tapi beri mama waktu untuk berfikir ya?” Lalu pusatkan perhatian Anda kepada si kecil.