Anak suka melawan orangtua Awan Ukaya

Anak suka melawan orangtua

Pada usia tertentu anak sering ngambek dan menyerang orang yang berada di dekatnya. Hal tersebut dapat terjadi jika anak merasa terlalu bertenaga atau excited, merasa frustasi, atau bosan. Atau bisa juga anak merasa perbuatan mencakar, mencubit, atau bahkan menggigit itu adalah perbuatan yang menggemaskan dan menyenangkan. Untuk itu jangan membuat anak merasa salah paham.

Perhatikan apa yang membuat anak melakukan hal tersebut? Apakah anak sedang merasa bosan, terlalu bersemangat, frustasi, atau sedang menunggu reaksi senang Anda. Jika anak merasa bosan, Anda dapat mengajaknya melakukan kegiatan lain yang lebih menantang dan menyenangkan. Jika ia terlalu bersemangat, sudah saatnya beristirahat. Namun jika ia mencoba untuk mencari perhatian Anda, coba alihkan dengan santai namun tetap tegas tanpa terlalu bereaksi terhadap perilakunya.

Terapkan sedari awal bahwa segala bentuk perilaku yang bersifat agresif tidak dibenarkan. Katakandengan tegas dan konsisten apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh anak. Beri ia penghargaan jika anak mampu mengatasi emosinya dengan baik. Jangan abaikan perasaannya jika anak sedang berlaku agresif. Bantu ia agar ia dapat mengekspresikan perasaannya melalui kata-kata. Cermati juga tontonannya. Bisa saja ia melakukan tindakan agresif itu karena melihat dari lingkungan sekitar, atau televisi.