<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Awan Ukaya</title>
	<atom:link href="http://www.awanukaya.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.awanukaya.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Dec 2012 12:22:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.4.2</generator>
		<item>
		<title>Alkohol menyebabkan gugur Kandungan</title>
		<link>http://www.awanukaya.com/2012/12/alkohol-menyebabkan-gugur-kandungan.html</link>
		<comments>http://www.awanukaya.com/2012/12/alkohol-menyebabkan-gugur-kandungan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2012 02:57:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awanukaya.com/?p=9161</guid>
		<description><![CDATA[Keluarga yang menginginkan mempunyai anak sebaiknya menghindari konsumsi minuman beralkohol. Bukan hanya sang istri saja yang harus menghindarinya, tapi juga sang suami. Karena alkohol yang dikonsumsi pada saat pembuahan terjadi (pertemuan sperma dan sel telur), akan meningkatkan risiko untuk terjadinya keguguran. Dari 430 pasangan di Denmark, yang berusia sekitar 20-35 tahun, dan berencana untuk hamil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keluarga yang menginginkan mempunyai anak sebaiknya menghindari konsumsi minuman beralkohol. Bukan hanya sang istri saja yang harus menghindarinya, tapi juga sang suami. Karena alkohol yang dikonsumsi pada saat pembuahan terjadi (pertemuan sperma dan sel telur), akan meningkatkan risiko untuk terjadinya keguguran.</p>
<p>Dari 430 pasangan di Denmark, yang berusia sekitar 20-35 tahun, dan berencana untuk hamil untuk pertama kalinya. Selama penelitian tersebut, pada 186 pasangan, terjadi kehamilan, yang mana 55 kehamilan berakhir dengan keguguran spontan dan 131 kehamilan berlangsung dengan baik.</p>
<p>Dari hasil tersebut, ditelusuri penyebab keguguran yang terjadi. Hasilnya, wanita yang mengkonsumsi 10 minuman atau lebih beralkohol perminggu pada saat pembuahan, berisiko tiga kali lebih besar kemungkinan untuk mengalami keguguran dibanding dengan yang tidak mengkonsumsi minuman beralkohol.</p>
<p>Sedang pria yang mengkonsumsi 10 minuman atau lebih beralkohol perminggu saat konsepsi, maka istrinya akan berisiko lima kali lebih besar kemungkinan untuk mengalami keguguran spontan dibanding dengan suami yang tidak mengkonsumsi alkohol.</p>
<p>Penyebabnya, kemungkinan karena alkohol menyebabkan kromosom dalam sel sperma menjadi tidak normal. Dan memang banyak kasus keguguran diketahui disebabkan karena ketidaknormalan kromosom. Sebelumnya juga telah diketahui bahwa konsumsi alkohol dapat menyebabkan beberapa risiko pada bayi seperti :<br />
1. Cacat lahir<br />
2. Bayi lahir dengan berat badan rendah<br />
3. Lahir prematur</p>
<p>Percobaan pada binatang juga memperlihatkan hasil yang merugikan dari konsumsi alkohol saat pembuahan. Binatang jantan dan betina yang diberikan minuman beralkohol dalam jumlah besar saat sekitar pembuahan atau di awal kehamilan, meningkatkan risiko terjadinya kematian janin. Sedang pada manusia, apakah mempunyai hasil yang sama, belum jelas.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awanukaya.com/2012/12/alkohol-menyebabkan-gugur-kandungan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manfaat dari Plasenta</title>
		<link>http://www.awanukaya.com/2012/12/manfaat-dari-plasenta.html</link>
		<comments>http://www.awanukaya.com/2012/12/manfaat-dari-plasenta.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2012 14:19:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awanukaya.com/?p=9155</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awanukaya.com/2012/12/manfaat-dari-plasenta.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Refleks dari ASI</title>
		<link>http://www.awanukaya.com/2012/12/refleks-dari-asi.html</link>
		<comments>http://www.awanukaya.com/2012/12/refleks-dari-asi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2012 14:04:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awanukaya.com/?p=9152</guid>
		<description><![CDATA[Hiperlaktasi merupakan suatu kondisi di mana produksi ASI ibu melimpah. Dengan refleks pengaliran air susu yang ringan dapat membuat ASI memancar dengan sangat deras, sehingga seringkali menyebabkan bayi tersedak dan kemudian muntah. Namun ibu tidak perlu khawatir, karena beberapa kiat berikut dapat membantu Anda untuk mencegah bayi tersedak : Sebelum mulai menyusui bayi, perahlah sedikit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hiperlaktasi merupakan suatu kondisi di mana produksi ASI ibu melimpah. Dengan refleks pengaliran air susu yang ringan dapat membuat ASI memancar dengan sangat deras, sehingga seringkali menyebabkan bayi tersedak dan kemudian muntah.</p>
<p>Namun ibu tidak perlu khawatir, karena beberapa kiat berikut dapat membantu Anda untuk mencegah bayi tersedak :</p>
<ul>
<li><strong>Sebelum mulai menyusui bayi, perahlah sedikit ASI.<br />
</strong>Tindakan ini akan memperlambat aliran ASI yang keluar saat disusukan pada bayi. Sebaiknya Anda tidak memerah ASI dalam jumlah yang terlalu banyak, dan jangan melakukannya di antara dua waktu menyusui. Karena semakin banyak ASI yang Anda perah dan semakin sering Anda merangsang payudara, maka semakin banyak tubuh Anda memproduksi ASI.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><strong>Cobalah menyusui lebih sering dalam berbagai posisi.</strong><br />
Umumnya posisi yang sesuai untuk mengatasi masalah hiperlaktasi ini adalah posisi ibu setengah tidur dan bayi ditengkurapkan di dada ibunya. Dalam posisi ini, aliran ASI mengarah ke atas, sehingga keluarnya ASI tidak terlalu deras.</li>
</ul>
<p>Mengurangi produksi ASI tersebut perlu waktu. Sebaiknya Anda dapat bersabar dan jangan terlalu mudah putus asa. Sebaiknya Anda juga tidak berfikir bayi akan menolak Anda selamanya. Ia hanya belum mampu mengatasi derasnya aliran ASI saat ini, dan akan terus berupaya mengatasinya bersama-sama dengan Anda. Sementara itu, untuk mencegah baju Anda kotor karena ASI, gunakanlah breast pads dan baju atasan yang bermotif. Tidak ada salahnya bila Anda mendonorkan kelebihan ASI Anda tersebut ke rumah sakit. Kelebihan ASI Anda akan sangat bermanfaat bagi banyak bayi lain.</p>
<p>Bila tidak ada satu cara pun yang berhasil pada Anda, segeralah temui dokter atau konsultan laktasi. Hiperlaktasi mungkin membuat bayi sulit menyusu, namun hal ini tidak akan membahayakannya. Selain itu, kabar baiknya adalah tubuh Anda memproduksi makanan dalam jumlah berlimpah, sehingga bayi dapat tumbuh kembang optimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awanukaya.com/2012/12/refleks-dari-asi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Olahraga yang baik bagi Ibu Hamil</title>
		<link>http://www.awanukaya.com/2012/12/olahraga-yang-baik-bagi-ibu-hamil.html</link>
		<comments>http://www.awanukaya.com/2012/12/olahraga-yang-baik-bagi-ibu-hamil.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2012 13:57:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>soli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awanukaya.com/?p=9150</guid>
		<description><![CDATA[Tujuan olah raga selama kehamilan adalah untuk mempertahankan tingkat kebugaran yang baik. Kalau Anda sehat dan kehamilan Anda baik-baik saja, maka olah raga adalah aktivitas yang aman. Jika Anda sering berolahraga secara rutin, sesuaikan olahraganya dengan kondisi tubuh saat ini. Jika Anda jarang berolahraga sebelum kehamilan, ada beberapa jenis olahraga yang aman dan efektif  : [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tujuan olah raga selama kehamilan adalah untuk mempertahankan tingkat kebugaran yang baik. Kalau Anda sehat dan kehamilan Anda baik-baik saja, maka olah raga adalah aktivitas yang aman. Jika Anda sering berolahraga secara rutin, sesuaikan olahraganya dengan kondisi tubuh saat ini. Jika Anda jarang berolahraga sebelum kehamilan, ada beberapa jenis olahraga yang aman dan efektif  :</p>
<p><strong>Olahraga air</strong><br />
Berenang atau olah raga air lainnya sangat aman dan cocok bagi wanita hamil. Anda dapat mencapai kebugaran aerobik tanpa takut jatuh. Kalau Anda lelah, Anda dapat mengapung dan rileks. Untuk mendapatkan hasil latihan yang baik, jagalah agar sebagian besar tubuh Anda berada di dalam air sewaktu berolahraga.</p>
<p><strong>Berjalan</strong><br />
Berjalan adalah olahraga yang paling aman selama kehamilan karena olah raga tersebut lembut bagi tubuh dan ringan untuk persendian. Gunakan sepatu jalan yang baik untuk memaksimalkan stabilitas dan kenyamanan. Minumlah banyak air dan jangan berolahraga pada saat terlalu panas atau lembab.</p>
<p><strong>Bersepeda</strong><br />
Bersepeda statis merupakan aktiitas yang aman selama kehamilan. Anda tidak perlu takut kalau terjatuh. Pastikan tempat duduk dan ketinggiannya cukup nyaman. Sebaiknya hindari lutut dan sendi pinggul yang terlalu meregang saat mengayuh. Periksakan denyut nadi agar tidak lebih dari batas 140 denyut per menit.</p>
<p><strong>Aerobik</strong><br />
Jika aerobik merupakan kegiatan rutin Anda sebelum hamil, Anda dapat melanjutkannya selama hamil dengan sedikit penyesuaian. Awasi denyut nadi dan tetaplah dalam batas yang dianjurkan. Jika sebelumnya Anda tidak pernah melakukan aerobik, cobalah untuk ikuti kelas aerobik bagi wanita hamil.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awanukaya.com/2012/12/olahraga-yang-baik-bagi-ibu-hamil.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menstimulasi Kecerdasan Si Kecil</title>
		<link>http://www.awanukaya.com/2012/12/menstimulasi-kecerdasan-si-kecil.html</link>
		<comments>http://www.awanukaya.com/2012/12/menstimulasi-kecerdasan-si-kecil.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2012 18:21:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beritakita</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awanukaya.com/?p=9104</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Bobbi DePorter dalam buku Wuantum Learning, sejak si kecil balita, terutama saat ia berusia 0-3 tahun, orang tua sebaiknya mulai memberikan stimulasi untuk merangsang kecerdasannya. Sebab di usia tersebut, otak motor sensorik si kecil sudah cukup berkembang dan terjadi peningkatan luar biasa dalam jalinan-jalinan serabut saraf otak serta emosional kognitifnya juga bekerja. Pada usia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut Bobbi DePorter dalam buku Wuantum Learning, sejak si kecil balita, terutama saat ia berusia 0-3 tahun, orang tua sebaiknya mulai memberikan stimulasi untuk merangsang kecerdasannya. Sebab di usia tersebut, otak motor sensorik si kecil sudah cukup berkembang dan terjadi peningkatan luar biasa dalam jalinan-jalinan serabut saraf otak serta emosional kognitifnya juga bekerja. Pada usia inilah, struktur neuro motor sensorik dan kognitif emosionalnya berkembang hingga 80%.</p>
<p>Beriku ini beberapa contoh stimulasi sederhana yang bisa anda berikan pada si kecil sesuai dengan usianya :</p>
<p><strong>9-12 Bulan</strong></p>
<p>Ajarkan si kecil memasukkan mainannya ke dalam wadah yang besar atau keranjang, belajar minum dar gelas plastiknya dan menggelindingkan bola.</p>
<p><strong>12-18 Bulan</strong></p>
<p>Berikan si kecil kertas dan pensil warna yang aman untuk mencoret-coret. Permainan bentuk juga bisa anda berikan seperti permainan menyusun kubus atau memasukkan dan mengeluarkan benda kecil dari wadahnya.</p>
<p><strong>18-24 Bulan</strong></p>
<p>Ajarkan si kecil mengenal anggota tubuhnya ( seperti mata, hidung, telinga, dan mulut ), menyebutkan nama binatang dan benda-benda di sekitar rumah, latihan menggambar garis, mencuci tangan, memakai celana dan bajunya sendiri, serta melempar bola.</p>
<p><strong>2-3 Tahun</strong></p>
<p>Ajari si kecil mengenal nama-nama warna, menggunakan kata sifat ( seperti besar-kecil, panas-dingin, tinggi-rendah, dan banyak-sedikit ), menyebutkan nama teman, menghitung benda, dan menyikat gigi.</p>
<p><strong>3 Tahun</strong></p>
<p>Selain untuk mengembangkan kemampuanya, stimulasi di usia ini juga di tujukan untuk mempersiapkan ia masuk sekolah. Ajarkan ia memegang pensil dengan benar, menulis, mengenal huruf dan angka, serta berhitung sederhana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awanukaya.com/2012/12/menstimulasi-kecerdasan-si-kecil.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyimpan ASI Di Termos Dan Menyiasati Agar Produksi ASI Tetap Prima</title>
		<link>http://www.awanukaya.com/2012/12/menyimpan-asi-di-termos-dan-menyiasati-agar-produksi-asi-tetap-prima.html</link>
		<comments>http://www.awanukaya.com/2012/12/menyimpan-asi-di-termos-dan-menyiasati-agar-produksi-asi-tetap-prima.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2012 18:00:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beritakita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awanukaya.com/?p=9102</guid>
		<description><![CDATA[Menyimpan ASI Di Termos Bagi ibu bekerja yang tetap ingin memberikan ASI pada bayinya, salah satu caranya adalah dengan memerah dan menyimpan ASI-nya pada saat jam-jam kantor. Masalahnya, bagaimana bila di kantor anda tidak tersedia kulkas ? - Tampung ASI hasil perah ke dalam botol susu yang steril dan simpan ke dalam termos es yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menyimpan ASI Di Termos</strong></p>
<p>Bagi ibu bekerja yang tetap ingin memberikan ASI pada bayinya, salah satu caranya adalah dengan memerah dan menyimpan ASI-nya pada saat jam-jam kantor. Masalahnya, bagaimana bila di kantor anda tidak tersedia kulkas ?</p>
<p>- Tampung ASI hasil perah ke dalam botol susu yang steril dan simpan ke dalam termos es yang telah di isi es batu, sehingga suhu di dalam termos seupa suhu di dalam kulkas. ASI perah ini bisa bertahan selama 24 jam.</p>
<p>- Buat Es batu dalam gelas bekas air mineral dan masukkan dalam termos es tanpa mengeluarkan es dari gelas tersebut. Cara ini akan membuat es batu di dalam termos itu tahan beku. Jangan menggunakan es batu dengan bongkahan kecil karena es tersebut akan cepat mencair.</p>
<p>- Impan termos penyimpanan ASI di tempat yang sejuk ( ruang ber-AC ).</p>
<p><strong>Agar Produksi ASI Tetap Prima</strong></p>
<p><strong></strong>Salah satu kendala bagi ibu bekerja adalah mempertahankan produksi ASI tetap banyak. Perhatikan hal-hal berkut dalam upaya mempertahankan produksi ASI tetap prima.</p>
<p>- <strong>Tetap Menyusui. </strong>Usahakan jika sedang di rumah untuk menyusui. Produksi ASI sangat di pengaruhi oleh isapan bayi yang benar dan sering. ASI perah hanya di berikan ketika anda bekerja.</p>
<p><strong>- Mengosongkan Payudara. </strong>Sebaiknya mengosongkan payudara setiap 3-4 jam sekali atau setiap saat payudara terasa penuh.</p>
<p><strong>- Menyiasati Waktu. </strong>Bila jarak kantor dan rumah bedekatan atau di kantor tersedia penitipan bayi, anda bisa menyusui pada jam-jam tertantu.</p>
<p>Demikian sobat mengenai artikel berjudul &#8220;Menyimpan ASI Di Termos Dan Menyiasati Agar Produksi ASI Tetap Prima&#8221; semoga bermanfaat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awanukaya.com/2012/12/menyimpan-asi-di-termos-dan-menyiasati-agar-produksi-asi-tetap-prima.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ASI Eksklusif Bagi Ibu Bekerja</title>
		<link>http://www.awanukaya.com/2012/12/asi-eksklusif-bagi-ibu-bekerja.html</link>
		<comments>http://www.awanukaya.com/2012/12/asi-eksklusif-bagi-ibu-bekerja.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2012 17:51:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beritakita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awanukaya.com/?p=9100</guid>
		<description><![CDATA[Tanpa terasa tiga bulan terlah berlalu, kini saatnya anda harus kembali bekerja. Padahal anda ingin tetap bisa menyusui eksklusif. Bagaiman Menyiasatinya ? Rina sedang menghitung hari. Cuti hamilnya segera berakhir. Ia cemas, setelah kembali bekerja, apakah mungkin ia masih bisa memberikan ASI eksklusif pada bayinya yang berumur 3 bulan ? Sementara, ia sudah harus meninggalkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanpa terasa tiga bulan terlah berlalu, kini saatnya anda harus kembali bekerja. Padahal anda ingin tetap bisa menyusui eksklusif. Bagaiman Menyiasatinya ?</p>
<p>Rina sedang menghitung hari. Cuti hamilnya segera berakhir. Ia cemas, setelah kembali bekerja, apakah mungkin ia masih bisa memberikan ASI eksklusif pada bayinya yang berumur 3 bulan ? Sementara, ia sudah harus meninggalkan rumah pagi-pagi dan kembali pada senja hari. Jarak rumah ke kantor cukup jauh untuk ia bisa pulang pas waktu makan siang. Tapi, Rina bertekad tetap terus memberikan ASI eksklusif. Bagaimana Rina menyiasatinya ?</p>
<p><strong>Tekad Sang Bunda</strong></p>
<p>Cerita Rina tadi mungkin anda alami juga. Dan, melihat manfaatnya yang begitu besar bagi tumbuh kembang bayi, perlu tekad dan niat yang kuat dari Rina atau ibu-ibu yang bekerja lainnya untuk tetap memberikan ASI eksklusif. Apalagi bagi yang bekerja di luar rumah sehari penuh. Penelitian juga membuktikan bahwa anak yang diberi ASI eksklusif selama 6 bulan memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang lebih baik dari pada yang tidak diberikan ASi eksklusif selama 6 bulan.</p>
<p>Ketika akan kembali bekerja, anda harus mulai memikirkan bagaimana bayi tetap mendapatkan ASI eksklusif. Misalnya, pulang ke rumah pada jam makan siang, membawa si kecil dan menitipkan d tempat yang lebih mudah terjangkau jaraknya dari kantor atau menyimpan ASI perah di kulkas.</p>
<p>Demikian sobat mengenai artikel berjudul &#8220;ASI Eksklusif Bagi Ibu Bekerja&#8221; smeoga bermanfaat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awanukaya.com/2012/12/asi-eksklusif-bagi-ibu-bekerja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Nugget Ayam Sayuran</title>
		<link>http://www.awanukaya.com/2012/12/membuat-nugget-ayam-sayuran.html</link>
		<comments>http://www.awanukaya.com/2012/12/membuat-nugget-ayam-sayuran.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2012 17:42:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beritakita</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awanukaya.com/?p=9098</guid>
		<description><![CDATA[Nah kali ini sobat awanukaya.com saya akan share cara membuat &#8220;Nugget Ayam Sayuran&#8221; Pernah gak sobat awanukaya.com membuat Nugget Ayam Sayuran ini. Nah kalau belum pernah dan penasaran ingn membuatnya tenang saja saya akan share cara membuatnya dan bahan-bahan apa saja yang di gunakan untuk membuat &#8220;Nugget Ayam Sayuran&#8221; Ini Bahan : 200 g daging [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nah kali ini sobat awanukaya.com saya akan share cara membuat <strong>&#8220;Nugget Ayam Sayuran&#8221;</strong> Pernah gak sobat awanukaya.com membuat Nugget Ayam Sayuran ini. Nah kalau belum pernah dan penasaran ingn membuatnya tenang saja saya akan share cara membuatnya dan bahan-bahan apa saja yang di gunakan untuk membuat <strong>&#8220;Nugget Ayam Sayuran&#8221;</strong> Ini</p>
<p><strong>Bahan :</strong></p>
<p>200 g daging ayam giling</p>
<p>3 sdm tepung terigu</p>
<p>100 g wortel, parut halus</p>
<p>1 butir telur ayam</p>
<p>25 g bawang bombay cincang</p>
<p>2 putih telur</p>
<p>tepung panir</p>
<p>minyak goreng</p>
<p><strong>Haluskan</strong></p>
<p>2 siung bawang putih</p>
<p>1/2 sdt garam halus</p>
<p>1/4 sdt merica bubuk</p>
<p>1/4 sdt pala bubuk</p>
<p><strong>Cara Membuat :</strong></p>
<p>- Campurkan ayam dengan tepung terigu, wortel parut dan telur, aduk rata. Masukkan bumbu halus dan bawang bombay, aduk rata.</p>
<p>- Ambil loyang kecil persegi panjang olesi margarin. Tuangi adonan ayam, ratakan.</p>
<p>- JErang dandang berisi air di atas api. Kukus sampai nugget matang angkat, dinginkan dan potong-potong bentuk segi empat.</p>
<p>- Gulirkan di atas tepung panir, cekup ke putih telur, lalu gulirkan di atas panir lagi.</p>
<p>- Panaskan minyak dan goreng nugget sampai berwarna kecokelatan. Angkat, tiriskan. Hidangkan dalam keadaan hangat.</p>
<p>Hidangkan untuk dua porsi untuk bahan-bahan seperti contoh di atas. dalam masakan ini 1 porsi &#8220;Nugget Ayam Sayuran&#8221; ini berkalori 114 kalori untuk setiap porsinya.</p>
<p>Wah mudahkan sobat silahkan deh langsung di coba di rumah  resep ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awanukaya.com/2012/12/membuat-nugget-ayam-sayuran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menu Anak Obesitas 2</title>
		<link>http://www.awanukaya.com/2012/12/menu-anak-obesitas-2.html</link>
		<comments>http://www.awanukaya.com/2012/12/menu-anak-obesitas-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2012 17:26:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beritakita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awanukaya.com/?p=9093</guid>
		<description><![CDATA[Oke sobat kita lanjutkan ke pokok pembahasanya mengenai artikel sebelumnya yang berjudul &#8220;Menu Anak Obesitas&#8221; tapi sebelum saya lanjutkan buat yang belum membaca artikel sebelumnya bisa deh baca dulu agar lebih mengerti apa yang terkandung dalam artikel ini. dengan cara KLIK DISINI untuk mambaca artikel sebelumnya. Berat badan anak anda yang berlebihan harus dihambat dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oke sobat kita lanjutkan ke pokok pembahasanya mengenai artikel sebelumnya yang berjudul <a title="artikel sebelumnya" href="http://www.awanukaya.com/2012/12/menu-anak-obesitas.html" target="_blank"><strong>&#8220;Menu Anak Obesitas&#8221;</strong></a> tapi sebelum saya lanjutkan buat yang belum membaca artikel sebelumnya bisa deh baca dulu agar lebih mengerti apa yang terkandung dalam artikel ini. dengan cara <a title="artikel sebelumnya" href="http://www.awanukaya.com/2012/12/menu-anak-obesitas.html" target="_blank"><strong>KLIK DISINI</strong></a> untuk mambaca artikel sebelumnya.</p>
<p>Berat badan anak anda yang berlebihan harus dihambat dengan mengubah pola makan yang salah, termasuk pemberian susu dalam jumlah banyak. Setelah anak berusia setahun, pemberian susu cukup dua gelas dalam sehari. Pemberian minuman manis sebaiknya di hentikan, tetapi di ganti dengan air putih biasa, terutama jika si kecil merasa haus.</p>
<p>Selain itu, porsi makannya harus di kurangi, dengan komposisi makanan yang lebih baik. Misalnya, di tambah sayuran. buatlah sendiri bakso daging yang di aduk dengan sayuran cincang, sup sayuran yang di potong kecil-kecil dan di beri potongan daging ayam, dan lain-lain.</p>
<p>Hal yang tak kalah penting adalah mendorong anak lebih aktif bergerak. Jadi, selain memperbaiki pola makan anak, sebaiknya juga di rangsang agar anak banyak bergerak.</p>
<p><strong>Contoh Menu Sehari Untuk Anak Obesitas</strong></p>
<p><strong></strong>Waktu Pagi bangun tidur 1 Gelas susu, sehabis itu sarapan, sup sayuran campur daging/ayam. Pukul 10.00 Makan buah. Pada siang harinya Nasi, nugget ayam sayuran, tempe bacem, sup bola-bola daging ayam. Pukul 16.00 sore. Makan buah ( agar-agar sari buah )</p>
<p>Pada malam harinya. Nasi, cah tahu sayuran cincang, otak-otak ikan kembang kol. dan menjelang tidur 1 gelas susu.</p>
<p>Begitulah sobat kurang lebihnya untuk menu sehari untuk anak obesitas</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awanukaya.com/2012/12/menu-anak-obesitas-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menu Anak Obesitas</title>
		<link>http://www.awanukaya.com/2012/12/menu-anak-obesitas.html</link>
		<comments>http://www.awanukaya.com/2012/12/menu-anak-obesitas.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2012 17:14:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>beritakita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.awanukaya.com/?p=9091</guid>
		<description><![CDATA[Berat normal anak usia 4,5 tahun adalah 18 kg. Kesalahan penerapan pola makan yang anda berikan memang sudah berjalan lama. Naum, koreksi masih bisa dilakukan secara bertahap. Pada saat bayi di beri bubur halus atau nasi tim, biasanya di campur sayuran yang di pilih secara bergantian. Inilah kesempatan anda untuk memperkenalkan sayuran sejak dini. Jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berat normal anak usia 4,5 tahun adalah 18 kg. Kesalahan penerapan pola makan yang anda berikan memang sudah berjalan lama. Naum, koreksi masih bisa dilakukan secara bertahap.</p>
<p>Pada saat bayi di beri bubur halus atau nasi tim, biasanya di campur sayuran yang di pilih secara bergantian. Inilah kesempatan anda untuk memperkenalkan sayuran sejak dini. Jika campuran bubur atau nasi tim di makan dengan lahap, berarti di bisa menerima rasa sayuran tersebut. Kondisi tersebut sangat penting sebagai fondasi bagi anak untuk mengenal rasa sayuran.</p>
<p>Sayangnya, banyak sekali ibu yang mengikuti keinginan anak ketika ia menolak makan yang di berikan, terutama sayuran. jadi apa yang sudah ditanamkan pada saat si anak bayi jadi hilang begitu saja.</p>
<p>Sebetulnya, pada saat anak menolak makan sayuran tertentu, perlu diganti dengan jenis sayuran lain supaya ia tetap bisa makan sayur. Anda masih belum terlambat untuk mengubah pola makan anak anda supaya dapat di capai berat badan normal. Kegemukan sejak kecil, jika tidak di atur dengan pola makan yang benar, akan dibawa terus sampai dewasa.</p>
<p>Padahal, orang dewasa yang kegemukan berisiko mendapat penyakit degneratif pada saat usia lanjut, seperti penyakit jantung. Karena itu, perubahan pola makan sebaiknya anda lakukan secara bertahap. Sejak sekarang.</p>
<p>Masih ada lanjutannya lagi sobat awanukaya.com Artikel kita lanjutkan ke post berikutnya sobat untuk meneruskan membaca artikel ini <a title="artikel selanjutnya" href="http://www.awanukaya.com/2012/12/menu-anak-obesitas-2.html" target="_blank"><strong>KLIK DISINI</strong></a> untuk melanjutkan membaca artikel ini</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.awanukaya.com/2012/12/menu-anak-obesitas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.849 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2013-05-26 01:23:02 -->
<!-- Compression = gzip -->