9 Jenis tempramen pada anak Awan Ukaya

9 Jenis tempramen pada anak

Setiap anak memiliki karakteristik yang dapat mempengaruhi bagaimana mereka bereaksi dan merespons orang lain, lingkungan, berbagai benda. Hal tersebut melahirkan temperamen.

Temperamen anak dilahirkan oleh pengasuhan dalam lingkungannya. Temperamen mempengaruhi perkembangan kepribadian anak. Berikut adalah 9 temperamen yang ada sejak anak dilahirkan. Kualitas 9 temperamen adalah:

Aktivitas
Anak yang beraktivitas tinggi akan tampak gelisah saat diminta berdiam diri di suatu tempat dan akan selalu bereksplorasi ke sana kemari. Sedangkan anak yang beraktivitas rendah akan merasa senang untuk duduk di kereta dorongnya, bahkan saat mereka sudah bisa berjalan.

Kemampuan dalam beradaptasi
Anak yang lambat akan menunjukkan tingkat stres terhadap rutinitas, sedangkan anak yang fleksibel akan dapat menemukan pengalaman-pengalaman baru yang menyenangkan.

Mendekat dan menjauh
Anak akan tampak berhati-hati dengan orang-orang yang baru dikenalnya, atau bisa juga bertingkah sebaliknya.

Terganggu
Orangtua dapat mudah mengganggu anak atau mengharapkan anak agar dapat tetap melakukan 1 aktivitas untuk waktu yang cukup lama.

Mood
Anak yang memiliki suasana hati (mood) yang selalu bergantiakan lebih sering bergati temperamen.

Persisten atau beratensi
Ada anak yang berhenti melakukan tugasnyasetelah ia tahu tugas tersebut sulit, sedangkan anak yang lainnya tetap berusaha mengerjakan.

Ritme
Beberapa anak memiliki pola atau kebiasaan yang lebih teratur, beberapa yang lain tidak.

Rangsangan
Beberapa anak merasa terganggu oleh suara bising atau cahaya terang. Sedangkan anak yang lain, kurang sensitif dan tidak mempedulikan rangsangan-rangsangan tersebut.