Teknologi Plasmacluster Cegah alergi Awan Ukaya

Teknologi Plasmacluster Cegah alergi

ika anak Anda mengalami gangguan alergi saluran pernapasan atau asma yang dipicu oleh udara kotor, kini udara di kamar bisa mudah disterilisasi sehingga selalu bersih dan segar dengan teknologi mutakhir plasmacluster.

Di Indonesia sendiri, teknologi tersebut telah diujicobakan oleh Laboratorium Biologi Institut Teknologi Bandung sejak bulan Mei 2004. Para peneliti ITB mencoba melihat kemampuan dan efektifitas teknologi plasmacluster dalam menyapu bersih bakteri dan jamur dalam ruangan yang rata-rata kelembabannya adalah 80%. Percobaan tersebut dilakukan pada ruangan seluas 320 m, dengan meletakkan alat pembersih udara berteknologi plasmacluster di beberapa titik dalam ruangan tersebut.

Cara kerja teknologi plasmacluster ternyata cukup sederhana, yaitu dengan menebarkan ion hidrogen positif dan ion oksigen negatif yang berfungsi menangkap dan memecah partikel-partikel alergen, bakteri, jamur, bahkan virus. Dengan hancurnya partikel sel pengganggu itu, diharapkan udara didalam ruanganpun menjadi bersih.

Dalam percobaan itu, tim peneliti mencoba menguji penggunaan alat pembersih udara (air purifier) yang hanya menebarkan ion negatif saja, dengan alat yang menebarkan ion postitif bersama ion negatif. Hasilnya, alat pembersih udara yang hanya menebarkan ion negatif selama enam jam, hanya mampu menurunkan jumlah bakteri sekitar 20% dan jumlah jamur tidak menunjukkan penurunan. Sementara itu, dalam udara yang dibersihkan dengan pembersih udara yang menebarkan ion positif dan ion negatif dalam waktu enam jam, tidak ditemukan lagi bakteri dan jamur.