Tanda perkembangan anak terlambat Awan Ukaya

Tanda perkembangan anak terlambat

orangtua dapat melakukan beberapa cara untuk meningkatkan kemampuan si kecil:

  1. Mengajak si kecil bermain mencari benda-benda atau belajar menyebutkan nama dari bagian benda tersebut.
  2. Membaca untuk si kecil setiap hari.
    Bermain mencocokan gambar atau benda dengan warna yang sama.
  3. Berbicara dengan si kecil untuk meningkatkan kemampuan bicaranya.
  4. Dorong si kecil untuk menemukan hal-hal baru dan ‘menjelajahinya’.
  5. Ajak si kecil berjalan-jalan di luar rumah seperti di taman, untuk menambah rasa ingin tahunya dan menemukan hal-hal baru.

Tanda-tanda si kecil mengalami keterlambatan perkembangan menurut AAP (American Academy of Pediatrics) :

  1. Tidak dapat berjalan hingga usia 18 bulan.
  2. Tidak dapat bicara sekurangnya 15 kata saat usianya telah 18 bulan.
  3. Tidak bisa membuat 2 kalimat sederhana saat usianya 2 tahun.
  4. Tidak bisa menirukan kata atau gerakan.
  5. Tidak bisa mengikuti instruksi atau petunjuk sederhana pada saat usia sudah 2 tahun.
  6. Tidak bisa mendorong mainan beroda pada saat usia si kecil sudah 2 tahun.
  7. Tidak mengetahui fungsi dari alat-alat rumah sederhana seperti telefon, sisir, sendok, garpu dan lain-lain.
  8. Tidak bisa berjalan dengan telapak kakinya sendiri setelah beberapa bulan belajar berjalan.

Tanda-tanda di atas hanya merupakan tanda waspada umum akan kemungkinan adanya keterlambatan perkembangan. Setiap anak mempunyai kecepatan perkembangan tersendiri. Perikasakanlah dokter untuk memastikannya.