Perkembangan anak usia 2-3 tahun Awan Ukaya

Perkembangan anak usia 2-3 tahun

Pada usia 2 -3 tahun, anak mulai merasakan senangnya bermainnya dengan si kecil. anda sudah bisa memerintah anak anda dengan perintah yang sederhana, mengenali benda-benda berdasarkan bentuk dan warnanya. Tingkah lakunya lucu seperti menirukan perilaku orang dewasa. Sudah dapat mengekspresikan keadaan emosinya. Si kecil juga mulai memperlihatkan kemandiriannya dengan berbagai macam keinginannya yang sepertinya si kecil mulai terlihat nakal.

Beberapa hal dapat dilakukan untuk membantu perkembangannya:

  1. Meluangkan waktu khusus untuk membaca bersama-sama dengan si kecil.
  2. Bermain seperti dalam barisan atau bersama dengan si kecil mengikuti seseorang sebagai pemimpin.
  3. Ajak si kecil berpergian untuk menunjukkan pada hal-hal yang baru.
  4. Ajarilah si kecil untuk?berani menyebut nama dan usianya, setiap kali ditanya.
  5. Ajari juga lagu anak-anak yang sederhana.

Tanda-tanda kemungkinan akan adanya keterlambatan perkembangan menurut AAP (American Academic of Pediatrics):

  1. Tidak dapat meniru membuat lingkaran pada saat usianya sudah 3 tahun.
  2. Masih tetap mengeluarkan air liur atau bicaranya masih sangat tidak jelas.
  3. Sering jatuh atau sulit untuk naik tangga.
  4. Sedikit perhatian pada anak-anak lain.
  5. Sulit sekali dipisahkan dari sang ibu.
  6. Tidak dapat berkomunikasi dalam kalimat pendek.
  7. Tidak mau ikut bermain.