Memilih, Menyimpan dan Mengolah Awan Ukaya

Memilih, Menyimpan dan Mengolah

Pada saat memilih pangan, perhatikan label produk tersebut dengan teliti. Cari informasi mengenai komposisi gizi dan tanggal kadaluarsa. Untuk produk yang tidak diolah, seperti ikan dan telur, perhatikan labelnya. Jika tidak terdapat label, perhatikan penampilannya. Bila terdapat tanda-tanda kerusakan fisik ( tidak utuh, rusak, berbau tengik, dan sebagainya ), ini berarti produk tersebut sudah rusak. Asam lemak omega adalah asam lemak tak jenuh, sehingga sensitif terhadap proses oksidasi dan menjadi tengik.

Mengingat asam lemak omega mudah rusak, maka simpanlah bahan pangan yang mengandung asam lemak ini dalam kemasan yang rapat, tidak terpapar udara, cahaya dan suhu yang tinggi. Sebaiknya, simpan pangan di tempat yang teduh dan dingin. untuk produk suplemen yang mengandung asam lemak omega, simpanlah sesuai anjuran, seperti di tempat yang teduh dan kering, tidak terkena cahaya langsung da tidak pada suhu tinggi.

Bagaimana cara mengolahnya ? Biasanya, produk pangan yang mengandung asam lemak omega adalah produk pangan olahan yang siap dikonsumsi atau siap disajikan, sehingga tidak perlu diolah lebih lanjut. Namun demikian, dalam penanganan dan pengolahan lebih lanjut, perlu dihindari suhu panas yang berlebihan, supaya kerusakan asam lemak tak jenuh omega tersebut bisa dihindari. Misalnya saja, jangan menggunakan air mendidih untuk mempersiapkan susu cair dari susu bubuk. Bila ingin mengolah ikan laut, usahakan untuk tidak menggorengnya. Merebus atau mengukus merupakan cara yang dianjurkan, agar tidak menambah minyak/lemak pada produk akhir. Kalaupun ingin menggorengnya, Sebaiknya ditumis dan tidak terlalu lama menggorengnya untuk mengurangi kerusakan.

Nah Demikian mengenai artikel Memilih, Menyimpan dan Mengolah  Makanan Berkandungan Omega Semoga bermanfaat ( Ifan21 )