Gangguan tidur sebabkan perilaku anak buruk Awan Ukaya

Gangguan tidur sebabkan perilaku anak buruk

Gangguan bernafas pada saat si kecil tidur dapat bermacam-macam, mulai dari tidur mendengkur hingga dapat terjadi henti nafas sesaat karena adanya hambatan pada jalan nafas, yang dikenal dengan sebutan obstruksi apnu.

Kelainan ini dari hasil penelitian menunjukkan berhubungan dengan meningkatnya masalah perilaku dengan anak. Beberapa penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan adanya gangguan perilaku pada anak yang mengalami gangguan nafas pada saat tidurnya.

Untuk memastikan hal ini, para peneliti dari Ohio, Amerika Serikat, melakukan survei yang melibatkan sebanyak 829 anak yang berusia antara 8 hingga 11 tahun. Gangguan nafas pada saat tidur pada anak-anak tersebut diketahui dari kebiasaan tidur anak yang mendengkur atau dari pencatatan dari pesawat monitor yang dipasang sepanjang malam untuk melihat adanya apnu saat tidur.

Hasil yang diperoleh, 5% dari anak-anak tersebut dikategorikan dalam apnu saat tidur, 15% anak mengalami dengkur tanpa apnu, dan sisanya 80 tidak mengalami gangguan tidur apapun.

Anak-anak yang mengalami gangguan nafas pada saat tidurnya, secara bermakna lebih sering mengalami gangguan perilaku seperti hiperaktifitas, perilaku agresif, emosi yang tidak stabil dan kesulitan dalam melakukan sosialisasi.

Tapi penelitian ini tidak untuk menunjukkan bahwa gangguan nafas saat tidur menyebabkan timbulnya gangguan perilaku. Diharapkan dengan melakukan pengobatan terhadap gangguan nafas saat tidur, dapat memperbaiki masalah perilaku yang ada pada anak. Penelitian untuk itu sedang dilakukan saat ini.

Sumber: Jurnal Pediatrics