Cara menyimpan obat dengan benar Awan Ukaya

Cara menyimpan obat dengan benar

Pada dasarnya obat memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit, namun obat memerlukan perlakuan khusus apabila kita ingin menyimpannya dirumah, dan bila kita salah dalam menyimpan obat, malah mungkin bisa berbahaya bagi kesehatan.

Pada sebagian besar obat, pada petunjuk penyimpanannya tertera tulisan: “Simpan di tempat kering dan sejuk”. Ini dikarenakan udara panas, kelembaban, dan juga sinar dapat merusak obat, sehingga obat tidak bekerja dengan efektif lagi. Jadi bila kita menyimpan obat dalam kabinet di kamar mandi, itu bukanlah tempat yang tepat. Lebih baik bila kita menyimpannya dalam ruangan tamu, Namun anda harus menyimpannya dengan hati-hati agar Jauh dari jangkauan anak-anak.

Sebagai contoh, obat jantung yang disebut Nitrogliserin, yang bekerja bila diletakkan di bawah lidah karena adanya kelembaban. Jadi bila kita simpan obat itu dalam tempat yang lembab, maka Nitrogliserin akan bereaksi sehingga saat kita gunakan, kita tidak mendapatkan dosis obat yang utuh lagi.

Yang perlu diperhatikan juga:

1. Jangan menyimpan obat di lemari pendingin, bila di petunjuk penyimpanannya tidak tertulis demikian atau bila tidak dianjurkan oleh petugas apotik.

2. Simpan obat dalam botol kemasannya, karena kemasan botolnya memang telah dirancang sedemikian rupa agar obat yang ada di dalamnya tidak rusak oleh cahaya.

3. Bila obat dalam kemasan botol telah dibuka, maka batas kadaluwarsa obat yang tertera pada kemasan, sudah tidak berlaku lagi. Janganlah terlalu lama menyimpan obat yang telah dibuka.Janganlah obat yang telah dikeluarkan, dituang kembali ke dalam botolnya.

4. Usahakan obat yang steril tetap terjaga kesterilannya. Misalnya untuk obat tetes mata,janganlah ujung penetes obat mengenai bola mata kita saat kita meneteskannya.

5. Jika kita membawa obat dalam mobil dan melakukan perjalanan dengan waktu yang lama,ingatlah bahwa obat kemungkinan dapat rusak karena suhu yang tinggi dalam mobil.

     

Leave your comment here: