Bayi prematur rawan kesehatan Awan Ukaya

Bayi prematur rawan kesehatan

Bayi yang lahir lebih cepat beberapa minggu dari taksiran persalinannya, akan berisiko pada kesehatannya seperti mengalami gula darah yang rendah dan risiko kuning.

Sebelumnya, para ahli banyak yang mengira bahwa bayi yang lahir mendekati taksiran persalinannya, walaupun masih prematur, tidak akan bermasalah bagi kesehatannya. Sehingga banyak ibu yang kadang memajukan persalinannya dengan melakukan operasi seksio sesaria, untuk mencegah peregangan otot yang lebih besar akibat kehamilannya atau untuk mencari hari persalinan yang sesuai dengan dokternya.

Dari perbandingan yang dilakukan pada 95 bayi yang lahir cukup waktu dengan masa kehamilan 37 minggu atau lebih, dengan 90 bayi yang lahir dengan masa kehamilan 35 – 36 minggu, terlihat bahwa bayi prematur lebih mempunyai masalah dalam kesehatannya. Sedang bayi yang cukup waktu, tidak satupun yang memiliki masalah kesehatan.

Masalah yang dihadapi oleh bayi prematur antara lain kuning pada tubuhnya, gula darah rendah, gangguan pernafasan, masalah dalam mempertahankan suhu tubuhnya dan harus diberikan makanan melalui slang infus. Sehingga bayi-bayi tersebut harus lebih lama menjalani rawat inap di rumah sakit dan memerlukan biaya perawatan yang lebih besar.

Sumber: jurnal Pediatrics