Bahaya anak / bayi gemuk Awan Ukaya

Bahaya anak / bayi gemuk

Berkembangnya tingkat ekonomi, perubahan kebudayaan, dan berkembangnya teknologi makanan Tidak serta merta memberikan keuntungan bagi manusia. Justru muncul kerugian yang cukup berbahaya bagi umat manusia. Yaitu menjadi gemuk.

Kegemukan sudah menjadi wabah di dunia saat ini. Cukup banyak pusat-pusat pelangsingan tubuh yang mulai bermunculan di mana-mana. Sebagian besar orang tua, terutama ibu, juga menginginkan anaknya berbadan gemuk karena akan terlihat lucu dan montok. Di Amerika Serikat sendiri kini tengah bergulat menghadapi anak yang tergolong gemuk, karena jumlahnya telah mencapai lebih dari setengah populasi anak disana. Sebagian besar anak tersebut malah membutuhkan konsultasi dokter.

Kecenderungan terjadinya kelebihan berat badan pada anak-anak diduga karena konsumsi junk food yang berlebihan. Menu junk food kaya akan lemak, gula, garam, serta sangat tinggi kalori. Lidah anak zaman sekarang diduga sudah terkondisikan dengan cita rasa yang gurih, manis, asin, dan serba berbumbu. Itulah yang menggiring mereka tidak lagi menyukai menu makanan di dalam rumah.

Diet tanpa pengawasan dari dokter tidak dianjurkan bagi anak yang gemuk. Di masa pertumbuhan, tubuh anak tidak boleh sampai kekurangan zat gizi. Diet menguruskan badan bukanlah hal yang tepat karena yang berkurang dalam menu tidak hanya kalorinya, melainkan juga semua zat gizi yang dibutuhkan anak untuk pertumbuhannya. Selain itu, obat antilemak seperti yang dikonsumsi oleh orang dewasa dengan lemak darah yang tinggi juga tidak dianjurkan diberikan kepada anak. Sebenarnya dengan mengurangi porsi menu makanan yang berlemak atau berkolesterol, ditambah dengan olahraga yang rutin, diharapkan dapat menurunkan kadar lemak darah dalam tubuh si anak.

Salah satu cara yang mungkin dapat dilakukan adalah melalui akupunktur yang dapat menekan nafsu makan, sambil tetap mengatur kecukupan gizi agar pertumbuhan anak tetap tercukupi. Seorang anak akan menjadi gemuk jika porsi makanan yang dikonsumsinya melebihi kebutuhan tubuh. Kelebihan kalori tersebut disimpan menjadi lemak di bawah kulit. Sel-sel lemak tubuhnya menjadi besar-besar dan jumlahnya menjadi lebih banyak jika dibandingkan dengan anak normal.

Jika seorang bayi diberikan makanan sesuai dengan umur dan tahapan perkembangan usianya, kecil kemungkinan seorang anak menjadi gemuk. Biasakan supaya anak lebih banyak bergerak karena dapat membantu membangun tulang dan otot, selain membakar kelebihan kalori yang diperoleh dari makanan yang berlebih. Semakin kurang bergerak, berolahraga, dan latihan jasmani, semakin besar pula kemungkinan anak menjadi gemuk dan badan anak pun menjadi tidak bugar.

Oleh karena itu, jagalah pola makan keluarga anda terutama anak anda. Bersikap seperti yang diajarkan oleh Rasulullah seperti “Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang”. Dengan hal tersebut anda tidak serta merta memenuhi nafsu makan anda. Dan tentu saja anak anda akan menjadi anak yang sehat.