Bagaimana terjadinya osteoporosis itu? Awan Ukaya

Bagaimana terjadinya osteoporosis itu?

Kita semua pasti tahu bahwa jika mendengar kata osteoporosis, tentu saja pikiran kita pasti langsung tertuju pada tulang. Yang mana, tulang sendiri itu terdiri dari berbagai mineral. Dan mineral itu-pun bisa juga terbagi menjadi beberapa macam, seperti kalsium dan fosfat. Dengan kalsium dan fosfat inilah tulang bisa menjadi keras dan padat. Yang jadi permasalahan disini adalah, bukan itu yang menjadi pembahasan. Namun, apa sih osteoporosis itu? (jika dijelaskan secara detail).

Pada dasarnya, osteoporosis merupakan pengeroposan tulang akibat dari kurang-nya beberapa mineral yang saya sebutkan di atas tadi, seperti kalsium dan fosfat, sehingga tulang menjadi mudah rapuh. Untuk itulah, guna mempertahankan kepadatan tulang tersebut, tubuh kita memerlukan persediaan kalsium dan mineral lainnya yang memadai. Tidak hanya itu saja, tubuh kita juga harus mampu menghasilkan hormon dalam jumlah yang mencukupi. Hormon itu meliputi, hormon paratiroid, hormon pertumbuhan, kalsitonin, estrogen pada wanita dan testosteron pada pria. Selain itu, tubuh kita juga memerlukan persediaan vitamin D yang adekuat, hal ini diperlukan untuk menyerap kalsium dari makanan dan memasukkan ke dalam tulang sehingga tulang menjadi kuat.

Karena, secara progresif, biasanya tulang masih mampu meningkatkan kepadatannya sampai tercapai kepadatan maksimal pada saat sekitar usia 30 tahun. Setelah itu kepadatan tulang akan menjadi berkurang secara perlahan. Dari sinilah, jika tubuh tidak mampu mengatur kandungan mineral dalam tulang, maka tulang tersebut menjadi kurang padat dan menjadi lebih mudah  rapuh, sehingga terjadilah osteoporosis.