ASI dan merawat botol susu Awan Ukaya

ASI dan merawat botol susu

Usia awal bayi, merupakan usia yang penting bagi tumbuh kembang anak. Sebagai orangtua, tentu kita akan selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak kita. Hal ini termasuk pula dengan ASI. Sudah menjadi rahasia umum bahwa ASI merupakan makanan yang tak tergantikan dan tak terkalahkan oleh makanan apapun kepada bayi. Namun apa jadinya bila sang ibu tidak bisa memberi ASI secara langsung? misalnya ia sedang sakit dan tidak bisa menggendong bayinya. Ibu yang tidak dapat memberikan ASI langsung pada si kecil dengan terpaksa harus mengganti ASI dengan susu kecil. Atau memasukkan ASI yang telah diperas ke dalam botol susu. Apa yang harus diperhatikan saat memberikan susu botol pada si kecil?

  1. Keluarkan botol susu dari dalam lemari pendingin dan balikkan posisi dot ke arah atas. Cairkan susu dengan merendamnya di dalam air panas.
  2. Jangan gunakan oven microwave untuk keperluan ini, karena susu dapat menjadi terlalu panas walaupun botol susu masih tetap terasa dingin di luar.
  3. Periksa aliran susu yang keluar: harus 2-3 tetes per detik. Lubang dot yang terlalu kecil akan menyulitkan bayi menghisap, sementara jika terlalu besar dapat menyebabkan bayi tersedak.
  4. Apabila dot sudah tidak baik, gantilah dengan dot steril lainnya dan periksalah aliran susunya terlebih dahulu.
  5. Periksalah temperatur/suhu air susu dengan meneteskan beberapa tetes susu pada pergelangan tangan Anda – susu harus terasa hangat suam-suam kuku.
  6. Putarlah ring botol sedemikian rupa agar udara dapat masuk ke dalam botol, agar memudahkan bayi Anda menghisap susu dengan lancar.